Kemahiran Berbahasa Indonesia Harus Diikuti Test UKBI

0
534
Suasana Penyuluhan Bahasa Indonesia yang diikuti para jurnalis di Kota Jayapura oleh Balai Bahasa Indonesia wilayah Papua dn Papua Barat di kantor tersebut di Jalan Yoka Waena. (Fransisca/LintasPapua.com)

Suasana Penyuluhan Bahasa Indonesia yang diikuti para jurnalis di Kota Jayapura oleh Balai Bahasa Indonesia wilayah Papua dn Papua Barat di kantor tersebut di Jalan Yoka Waena. (Fransisca/LintasPapua.com)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Jika dalam bahasa Inggris ada tes TOEFL, maka dalam bahasa Indonesia ada tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), hal ini agar sebagai warga negara kita lebih mahir berbahasa.

Hal ini disampaikan Koordinator UKBI Papua dan Papua Barat, Yulius Pagapong, sekaligus menjelaskan, bahwa saat ini bisa dilihat kata yang sudah sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan ( EYD ) melalui aplikasi google dengan kata kunci.

“KBBI Daring setelah halaman tersebut terbuka kita bisa memasukan kata yang kita cari di kolom pencarian, bila kata yang kita masukan tidak terdaftar, maka di bawah kolom pencarian menuliskan Entri tidak ditemukan, namun jika kata yang kita cari sesuai dengan EYD maka kata akan keluar berikut dengan penulisan dan ejaannya,” ujar Yulius Pagapong, kepada LintasPapua.com , saat ditemui di kantornya di Jalan Yoka, di Distrik Heram, Kelurahan Waena, Senin (21/8/2017).

Dikatakan, bahwa untuk membiasakan menulis sederhana tanpa bahasa ilmiah, mudah dipahami dan mengunakan bahasa baku sesuai Ejaan Yang Disempurnakan, maka Balai Bahasa Papua sering mengadakan penyuluhan bahasa Indonesia bagi pekerja media massa, siswa, Mahasiswa, Dosen, Profesional, Pejabat negara , Peneliti dan pekerja asing di Aula Balai Bahasa Papua, maupun di instansi terkait.

Disampaikan, bahwa Bahasa Indonesia mempunyai standar tinggi, layaknya bahasa Inggris mempunyai test standar TOEFL, dalam bahasa Indonesia di uji melalui Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia.

“Rata – rata siswa kelas tiga SMA/SMK yang telah mengikuti UKBI nilai bahasa kelulusannya unggul, balai bahasa Papua sudah menguji 7 orang manager Freeport dan satu orang manager indonesia ,” pungkasnya.

Koordinator Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Papua dan Papua Barat, Yulius Pagapong. (Fransisca/LintasPapua.com)

Dikatakan, sebagai hal yang menarik untuk bertutur kata dan berbahasa yang baik, atau demikian tertarik mengikuti UKBI, maka bisa menghubungi Balai Bahasa di seluruh Indonesia, secara khusus di Papua dan Papua Barat, bisa datang di Jalan Yoka, Distrik Heram atau bisa menghubungi dengan nomor kontak Bapa Yulius di 081241827732.

Yulius yang juga Pengkaji Bahasa Indonesia ini menuturkan, bahwa hasil dari UKBI akan diberikan peringkat, yaitu istimewa nilainya 725 hingga 800, sangat unggul nilainya 614 hingga 724, unggul dari 578 hingga 640, madya dari 482, madya nilainya dari 482 hingga 577, semenjana nilainya dari 405 hingga 481, marginal nilainya 326 hingga 404, dan terbatas nilainya dari 251 hingga 325.

“Pasti semua bertanya apa itu UKBI ( Uji Kemahiran Bahasa Indonesia), maka adalah setara TOEFL bagi bahas Inggris, UKBI sarana uji untuk mengukur kemahiran berbahasa Indonesia, meliputi mendengarkan merespon kaidah, membaca, menulis dan berbicara,” ungkapnya. (Fransisca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here