penanaman pohon menggunakan aplikasi ODK Collect (Elsye Sanyi)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jayapura, Ir. Ketty Kailola mengatakan salah satu inovasi yang dilakukan oleh pihaknya adalah penanaman pohon di wilayah Kota Jayapura dengan menggunakan aplikasi Open Data Kit (ODK Collet), yang dapat membantu dalam pengambilan data atau sebagai data entri menggunakan perangkat smartphone (hp android).

“Data yang di ambil atau di entri di lokasi yang berbeda akan terkumpul di satu server. Jadi secara teknis kami menggunakan aplikasi ODK Collect, dimana pada saat penanaman kita bisa mengambil foto, kemudian memberikan keterangan dalam formulir yang diisi seperti apa jenis pohonnya, lokasinya dimana, berapa tinggi pohon dan kordinatnya yang muncul secara otomatis. Setelah itu kita kirim ke server WWF yang merupakan mitra kerja kami. Jadi penanaman pohon dapat di monitoring pertumbuhan dan perkembangannya melalui foto dan kordinat GPS,” jelas Ketty.

Ketty mengakui, aplikasi itu telah digunakan sejak Desember 2016 untuk memonitoring presentasi pertumbuhan pohon yang telah ditanam diatas lahan kritis seluas lima hektar yang telah mencapai 50 persen. Hal serupa juga digunakan pada penanaman 1.111 pohon yang dilakukan baru-baru ini diatas lahan kritis seluas satu hektar.

“Saat ini kami belum memiliki server, sehingga tenaga teknis kami bekerja sama dengan pihak WWF menggunakan server WWF, untuk monitoring kembali pohon yang telah kita tanam. Jadi perkembangan pohon itu sudah bisa kita ketahui tingginya berapa, berapa yang rusak, kita bisa tahu dari aplikasi itu. Bahkan kita juga bisa membuat peta dari data aplikasi tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkannya, keuntungan yang diterima dari aplikasi itu adalah sangat mudah dalam memonitoring pertumbuhan pohon-pohon setiap enam bulan sekali. Sekaligus pihaknya bisa memasyarakatkan proses penanaman pohon di wilayah Kota Jayapura dengan target semua lahan kritis yang ada di Kota Jayapura dapat kita monitoring.

Dirinya mengajak, semua komponen masyarakat untuk mencintai lingkungan lewat penanaman pohon dan menggunakan aplikasi ODK Collect. (Elsye Sanyi /Koran Harian Pagi Papua)