Jumlah Narapidana di Papua Sebanyak 1.348 Orang

0
311
Ilustrasi Warga Binaan Lapas Klas II A Abepura, dalam sebuah upacara pemberian remisi 17 Agustus 2017. (Eveerth/LintasPapua.com)

Warga Binaan Lapas Klas II A Abepura, dalam sebuah upacara pemberian remisi 17 Agustus 2017. (Eveerth/LintasPapua.com)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Papua, Sarlotha Merahabia mengatakan, bahwa Kapasitas Warga Binaan di Papua mencapai 1.348 orang untuk narapidana.

“Sedangkan untuk tahan mencapai 440 orang, tentunya melebihi kapasitas, karena petugas Pemasyarakatan Papua berjumlah 499 orang,” ujar Sarlotha Merahabia, saat dikonfirmasi, Jumat (18/8/2017).

Perempuan Asli Port Numbay ini menambahkan, bahwa memang ini menjadi sebuah permasalahan dalam melayani tahanan yang begitu banyak, sehingga kadang kewalahan dengan kondisi ini.

“Tidak terkecuali dengan pelayanan, sehingga dalam tahun 2017 telah ditambahkan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Papua, yakni Lembaga Pemasyarakatan Perempuan di Jayapura yang saat ini petugas dan warga binaannya masih tergabung di Lapas Narkotika Jayapura dan Lapas Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Jayapura yang masih bergabung pada Lapas Klas II Abepura,” jelasnya.

Hal ini Disikapi Sekretaaris Daerah Papua, TEA Hery Dosinaen, bahwa masalah jumlah pegawai yang masih kurang akan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Papua.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham Kanwil Papua, Dra. Sarlota Merahabia, Bc. IP, SH, MH (Eveerth Joumilena/LintasPapua.com)

“Memang tidak seimbang dengan pegawai yang ada, sementara tahan telah mencapai seribuan lebih, sehinga perlunya menjadi perhatian pemerintah mencari solusinya,” tandasnya. (Eveerth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here