Wali Kota BTM Resmikan Green House SMA Gabungan

0
13
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, saat foto bersama dalam peresmian Green House di SMA Gabungan (Elsye Sanyi)

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, saat foto bersama dalam peresmian Green House di SMA Gabungan (Elsye Sanyi)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 SMA Gabungan Jayapura menyelenggarakan ibadah syukuran, sekaligus peresmian Green House yang merupakan hadiah dari Alumni SMA Gabungan Angkatan 1983 kepada pihak sekolah.

Peresmian Green House ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM dan juga dilaksanakannya penanaman pohon, bertempat di SMA Gabungan Jayapura, Sabtu (12/8/2017).

Adapun penanaman pohon dihalaman sekolah dilakukan oleh Wali Kota Jayapura, Kepala Dinas Pertanian Kota Jayapura, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Jayapura, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Ketua Yayasan Pendidikan Gabungan dan perwakilan Alumni.

Wali Kota Jayapura, saat meresmikan Green House SMA Gabungan. (Elsye Sanyi)
Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM mengatakan pihaknya bangga sekolah ini sudah ada kemajuan.

Benhur Tomi Mano juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah dan guru yang punya inovasi dan kreatifitas tinggi, sehingga kedepan dapat memajuan pendidikan sekolah lebih baik lagi.

“Terutama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, hijau dan nyaman bagi semua warga sekolah,” katanya.

“Apalagi Kota Jayapura di Provinsi Papua kini menjadi salah satu kota di Indonesia yang mendapatkan julukan sebagai salah satu kota barometer Pendidikan di Tanah Papua,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Gabungan Jayapura, Sandra Titilahawa mengatakan, bahwa SMA Gabungan Jayapura merupakan sekolah tertua di tanah Papua dan menciptakan banyak lulusan terbaik dan terbukti baik tingkat daerah, provinsi maupun nasional.

“SMA Gabungan telah mencetak banyak anak-anak generasi muda yang kini sukses dibidang birokrasi sampai Kementerian,” kata Sandra dengan bangga, dalam sambutannya.

Wali Kota Saat Penandatangan Prasasti Green House SMA Gabungan. (Elsye Sanyi)
Dikatakan, , berjalan waktu persaingan dunia pendidikan SMA Gabungan sedikit terlupakan. Ini merupakan tantangan terberat , ia sadar bahwa harus ada terobosan baru, bangkit dan maju dari tahun-tahun sebelumnya.

“Paling utama adalah pembenahan Sumber Daya Manusia, tenaga pendidik dan peserta didiknya, sehingga akan menghasilkan kualitas peserta didik yang berkarakter dan berprestasi, untuk mencapai peserta didik berperestasi harus ada terobosan baru,” akuinya.

Menurutnya, pengembangan budaya sekolah lebih kepada budaya yang ramah lingkungan, sehingga program SMA Gabungan Jayapura pertama meningkatkan kualitas guru, pengembangan budaya berbasis lingkungan, dan pemanfaatan IT.

“Kami berharap adanya dukungan semua pihak pemerintah daerah melalui Dinas terkait, alumni dan masyarakat yang ada di Kota Jayapura,” harapnya.

Senada dengan hal itu, Ketua Yayasan Pendidikan SMA Gabungan, Rudolf Morin mengatakan, kondisi sekolah sangat rumit karna didalam lingkungan sekolah ada sekitar 10 kepala keluarga yang mendiami kawasan sekolah, sehingga membuat warga sekolah tidak nyaman dengan aktifitas warga sekitar yang menggunakan lapangan upacara sekolah sebagai jalan umum.

Lanjut dia, pihaknya akan terus berinovasi dan berupaya melakukan perbaikan dalam lingkungan sekolah. “Kami mencoba menata ulang kembali secara baik sehingga betul-betul menjadi lingkungan pendidikan yang sehat sehingga kedepan anak didik bisa belajar lebih baik,” ucap Morin. (Elsye Sanyi /Koran Harian Pagi Papua)