Pemda Jayawijaya Minta Kementerian BUMN Bangun Pabrik Semen

0
3
Sekda Kbaupaten Jayawijaya Saat Memberikan Cinderamata Kepada Rombongan Kementerian BUMN Di Sasana Wio Kantor Bupati Jayawijaya (Ema)

Sekda Kbaupaten Jayawijaya Saat Memberikan Cinderamata Kepada Rombongan Kementerian BUMN Di Sasana Wio Kantor Bupati Jayawijaya (Ema)
WAMENA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, melalui Sekda Kabupaten Jayawijaya, Yohanis Walilo, S.Sos.M.Si berharap agar, pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian BUMN dapat membangun Pabrik Semen dalam skala mini di Wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Dijelaskannya, pembangunan pabrik Semen dalam sakala mini tentunya dapat menekan harga penjualan semen dan akan membantu masyarakat pegunungan khususnya masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya.

“Kita minta juga kalau boleh kita minta ke kementerian melalui Bupati Jayawijaya kalau boleh kedepan bisa menurunkan bahkan menjawab kebutuhan di gunung ini kita harus minta membangun Pabrik Semen di Wamena kapasitas mini,” ungkap Sekda Kabupaten Jayawijaya, usai kegiatan sosialisasi HET semen di Papua yang dilaksanakan di Gedung Wio Kantor Bupati Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (12/8/2017).

Dijelaskannya, dengan adanya pabrik semen mini di Wamena, pastinya akan membantu masyarakat dalam hal pembangunan, baik masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya bahkan masyarakat yang ada di kabupaten pemekaran lainnya.

Lebihjauh dikatakan Sekda, beberapa Wilayah Kabupaten Jayawijaya telah memiliki bahan baku pembuatan semen, untuk hal itu pemerintah pusat diharapkan dapat memperhatikan masyarakat yang ada di Pgunungan khususnya di Jayawijaya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Ahyanizzaman menyambut baik upaya pemerintah Jayawijaya dengan meminta agar Kementerian BUMN dapat membangun pabrik semen di Wilayah kabuapaten jayawijaya.

“Saya sangat menyambut baik apa yang disampaikan Sekda Jayawijaya terkait pembangunan pabrik semen di Wamena, karena peluang sangat terbuka,” jelas Ahyanizzaman.

Dijelaskannya, pihaknya sudah mensuport beberapa daerah yang ada di Inddonesia untuk pembangunan pabrik semen, diantaranya aceh dan kupang, sehingga untuk hal ini dirinya berharap agar semua dapat terlibat dan bekerjasama terutama keterlibatan Pemprov dan pemerintah daerah Jayaawijaya.

Lebihjauh dikatakan, untuk hal ini pihaknya akan melakukan kajian terkait kapasitas semen yang cocok untuk daerah di pegunungan sehingga tidak berlebihan, dimana disparitas harga semen di Jawa dan Papua saat ini berada dalam angka yang cukup tinggi, sehingga untuk menekan lonjakan harga yang begitu tinggi pihaknya akan mengusahakan mengandeng 4 BUMN yang ada agar permasalahan harga semen di daerah pegunungan dapat teratasi. (Ema)