Instruksi Presiden PON XX Jadi Kado HUT RI Bagi Papua

0
5
Gubernur Papua, Lukas Enembe, saat mendampingi Presiden Joko Widodo di sela-sela peresmian PLBN Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, beberapa waktu lalu (Erwin Senduk /Koran Harian Pagi Papua)

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Papua, Israil Ilolu. (Erwin)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kabar gembira bagi pemerintah dan masyarakat di Provinsi Papua, dimana Presiden Jokowi telah meminta kementerian terkait untuk segera mempercepat pembahasan dan penerbitan Inpres Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.

“Bahwa nanti draft Inpres PON ini segera disampaikan kepada bapak Presiden Senin (14/8) pekan depan, sehingga dapat ditandatangani guna menjadi satu produk hukum yang memberi dukungan terhadap penyiapan sarana dan prasarana even empat tahunan itu di Papua, 2020 mendatang,” ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Papua, Tommy Israil Ilolu, Sabtu akhir pekan kemarin, di Jayapura.

Presiden Indonesia, Joko Widodo. (istimewa)

Presiden Indonesia ke-7 ini, sepertinya ingin memberikan kado spesial bagi pemerintah dan masyarakat Papua, jelang HUT kemerdekaan ke-72 RI. Inpres ini diinstruksikan terbit sebelum perayaan HUT kemerdekaan 17 Agustus 2017 mendatang.

“Sudah ada informasi dari tim Pemerintah Provinsi Papua yang melakukan rapat finalisasi pembahasan rancangan Inpres PON XX bersama kementerian/lembaga terkait, KONI dan TNI/Polri, pada Jumat (11/8/2017) kemarin, di Jakarta,” katanya.

Menurut Kepala Biro, Tommy Israil, dalam pembahasan yang dipimpin Sekertaris Kemenpora, Gatot Sulistiantoro Dewa Broto, pemerintah pusat sangat reaktif untuk mempercepat lahirnya PON XX itu. Sehingga bila terealisasi sebelum 17 agustus, maka Inpres itu menjadi salah satu yang tercepat diterbitkan selama ini.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, dalam sebuah kegiatan bersalaman dengan Presiden Jokowi. (Istimewa)

“Yang jelas PON XX tahun 2020 di Provinsi Papua nantinya akan menjadi PON yang bersejarah. Sebab diselenggarakan di provinsi paling timur dan mempunyai misi yang tidak hanya dalam hal pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga, tetapi percepatan pembangunan, promosi wisata nasional dan mempererat rasa kebangsaan. Karena itu, sebagai masyarakat Papua sudah sepatutnya kita berbangga menjadi bagian dari NKRI,”terang Israil mengutip pernyataan Sekertaris Kemenpora Gatot.

Pada kesempatan itu, Israil menyambut positif semua pihak terkait yang ikut dalam pembahasan finalisasi Inpres PON XX tersebut. “Sebab hampir semua kementerian terkait hadir memberikan masukan. Tak terkecuali Kementerian PUPR, BPK, Kemendgari, Sekneg serta Bea dan Cukai,” jelasnya.

“Mereka memberikan masukan atas draft Inpres yang telah ada dan sepakat untuk memberikan dukungan penuh dalam penyiapan sampai penyelenggaraan PON XX di Papua,” pungkasnya. (Erwin /Sumber Koran Harian Pagi Papua)