Pemkot Jayapura Gelar Rakerda Bahas Program Kerja

0
3
Suasana Pemerintah Kota Jayapura menggelar Rapat Kerja Daerah di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (9/8/2017). (Elsye Sanyi)

Suasana Pemerintah Kota Jayapura menggelar Rapat Kerja Daerah di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (9/8/2017). (Elsye Sanyi)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk membahas program-program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Jayapura, dalam mewujudkan visi dan misi Pemkot Jayapura, yan bertempat di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (9/8/2017).

Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tommy Mano, MM menegaskan dalam menyusun program dan kegiatan yang nantinya akan di masukkan ke dalam RPJMD Kota Jayapura periode 2017-2022, harus dilandaskan pada visi dan misi Pemkot Jayapura.

Dikatakan, visi nya yakni mewujudkan Kota Jayapura sebagai kota beriman, bersatu, Mandiri, Sejahtera, modern berbasis kearifan lokal. Yang kemudian visi itu dijabarkan lagi menjadi 8 misi.

Wali Kota BTM mengakui, pada masa kepemimpinannya 5 tahun yang lalu, Kota Jayapura hanya melaksanakan program berdasarkan tujuh misi yang masih tetap menjadi misi Pemkot Jayapura, namun pada kepemimpinannya yang ke dua ini di periode 2017-2022, ada penambahan satu misi baru.

“Ketujuh misi tersebut adalah meningkatkan kualitas hidup umat beragama, meningkatkan penataan kepemerintahan yang baik dengan dukungan kapasitas birokrasi yang profesional, membangun kota yang bersih indah aman nyaman, Meningkatkan kualitas hidup dan sumber daya masyarakat, mengembangkan Potensi kota sebagai kota jasa, kota Perdagangan Kota Pendidikan, Kota pariwisata dan utilitas kota yang berwawasan lingkungan,” ujar

Ditambahkan, juga meningkatkan supremasi hukum dan kualitas demokrasi, serta Memperkuat hak adat dan memperdayakan masyarakat adat dan kampung. Sedangkan satu misi yang di tambahkan yaitu mengejawantahkan nawacita dalam pembangunan daerah. Sehingga kita dapat menyusun program kita berdasarkan visi-misi dan RPJMD kota Jayapura.

Oleh sebab itu, Wali Kota Tomi Mano meminta 8 visi ini harus diketahui dan dipajang di setiap ruang kerja seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Muspida Kota Jayapura, dan juga stakeholder terkait yang merupakan peserta Rakerda.

Suasana Pemerintah Kota Jayapura menggelar Rapat Kerja Daerah di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (9/8/2017). (Elsye Sanyi)
“Sehingga program yang akan disusun dan dikerjakan untuk lima tahun ke depan dapat mengacu pada RPJMD. Karena pemeriksaan oleh KPK dan BPK, pastinya akan merujuk dari visi-misi RPJMD, dimana program yang disusun itu sesuai atau tidak,” katanya.

“Untuk itu, dengan berpedoman pada RPJM yang dilihat dari program-program strategis, yang akan segera ditangani sehingga semua stakeholder terkait di minta juga untuk berperan aktif di dalam,” ucapnya.

Selain itu diungkapkannya, moto Kota Jayapura yang diambil dari bahasa Tobati, Hen t’cahi yo onomi T’mar ni hanased berarti Satu hati membangun kota untuk kemuliaan Tuhan, moto ini yang menjadi landasan semua orang di Kota Jayapura untuk menunaikan tugas dan pekerjaan dikota ini.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Rasmus D. Siahaya menambahkan tujuan dari Rakerda ialah untuk mengkonsolidasikan semua pikiran-pikiran dari OPD, Muspida Kota Jayapura dan jura para stakeholder terkait dalam kerangka mewujudkan atau mensukseskan visi dan misi Wali Kota Jayapura dengan tetap berpedoman pada RPJMD yang ada.
“Diharapkan melalui Rakerda ini semua OPD strategis yang melaksanakan program-program strategis itu harus memiliki komitmen bersama yang kuat dengan stakeholder terkait, dan para stakehokder pun harus ikut berperan aktif, sehingga tidak parsial dalam melaksanakan kegiatan itu,” kata Siahaya.

Lanjutnya, diakhir Rakerda ini akan dilakukan penandatanganan kesepahaman komitmen bersama untuk mewujudkan visi dan misi Pemkot Jayapura. Untuk itu, komunikasi sangat dibutuhkan kita semua, supaya program strategis yang menjadi prioritas dari masing-masing OPD dapat didorong percepatan implementasinya dan dapat dirasakan masyarakat banyak.

Adapun Rakerda ini di dasarkan pada Undang-Undang (UU) nomor 21 tahun 2001 tentang otonomi khusus, UU 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, dan peraturan pemerintah daerah kota Jayapura nomor 7 tahun 2016 tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Pemkot Jayapura tahun 2017. (Elsye Sanyi / Sumber Koran Harian Pagi Papua).