KPI Papua Gelar Bimtek SIMP3 dan Sosialisasi Permenkominfo

0
9

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Guna memudahkan proses perizinan bagi lembaga penyiaran, KPI sebagai regulator di bidang penyiaran dan pemerintah bersama-sama terus mencari formula baru yang diharapkan akan memberikan kemudahan proses perizinan bagi lembaga penyiaran.

 

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Provinsi Papua, Jhon Demetouw, sekaligus menjelaskan, bahwa KPI Papua mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen Penyelenggaraan Perizinan Penyiaran (SIMP3)  dan Sosialisasi Permenkominfo

 

“Baik dari segi efektifitas dan efisiensi biaya, waktu dan lebih menjamin kepastian bagi sebuah lembaga penyiaran untuk memperoleh izin Peneylenggaraan Penyiaran (IPP),” katanya.

 

Dijelaskan, bahwa semua jenis pelayanan public saat ini umumnya telah menggunakan system online, proses perizinan bagi lembaga penyiaran juga sekarang menggunakan sistem online dengan diluncurkannya Sistem Informasi Manajemen Penyelenggaraan Perizinan Penyiaran (SIMP3) yang dikenal dengan e-penyiaran.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Papua, Jakob Sobuber, S.Kom., menjelaskan, bawha  tujuan kegiatan ini hanya sehari, yakni mensosialisaikan Permenkominfo 18/2016 bagi lembaga penyiaran dan stakeholder penyiaran lainnya dan memperkenalkan sekaligus memberikan petunjuk bagaimana menggunakan aplikasi SIMP3 / e-penyiaran guna memudahkan proses perizinan bagi lembaga penyiaran,” ungkapnya.

Ditambahkan, kegiatan ini agar lebih melatih cara pemutakhiran data lembaga penyiaran yang ada di Provinsi Papua agar selalu menyajikan data terbaru dan meningkatkan SDM bagi lembaga penyiaran agar mengetahui tata cara dan persyaratan perizinan sekaligus memiliki kemampuan untuk mengaplikasikannya dalam system online.

 

Sementara itu, Komisioner/ Koordinator Bidang PS2P  KPI Pusat, Agung Suprio, dalam kesempatan tersebut menyampaikan materi “Permenkominfo Nomor 18/2016 Tentang Persyaratan dan Tata Cara Perizinan Penyelenggaraan Penyiaran”

 

Dikatakan, dengan SIMP3 ini, Pemohon IPP akan memperoleh kemudahan, baik dari segi waktu, biaya dan dapat mengakses langsung seluruh proses perizinan yang sedang berlangsung, bahkan dapat menggunakan aplikasi ini untuk pemutakhiran data lembaga penyiarannya.

Menteri Kominfo RI juga terlah menerbitkan Permenkominfo 18/2016 tentang Persyaratan dan Tata Cara Perizinan Penyelenggaraan Penyiaran (revisi Permenkominfo No. 28/2008) yang mulai diberlakukan tanggal 5 Februari 2017.

 

“Diluncurkannya aplikasi e-penyiaran dan terbitnya Permekominfo 18/2016 perlu disosialisasikan secara baik ke lembaga penyiaran, baik yang telah memiliki IPP Tetap, terlebih bagi pemohon baru agar mendapatkan informasi dan gambaran yang komprehensif guna mempermudah penggunaan system dimaksud dalam mengurus proses perizinan,” katanya.

 

Bimtek SIMP3 dan Sosialisasi Permenkominfo 18/2016  akan menghadirkan 2 narasumber dari Kementerian Kominfo RI dan KPI Pusat, yaitu Agung Suprio, (Komisioner/ Koordinator Bidang PS2P  KPI Pusat), Topik:“ Permenkominfo Nomor 18/2016 Tentang Persyaratan dan Tata Cara Perizinan Penyelenggaraan Penyiaran) dan  Direktur Penyiaran, Ditjen PPI Kementerian Kominfo RI, Topik : “ Bimtek Sistem Informai Manajemen Perizinan Penyelenggaraan Penyiaran (SIMP3)”.

 

Dari daftar undangan yang hadir adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika,  Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Dinas Infokom Kabupaten Sarmi, Dinas Infokom Kabupaten Tolikara, Dinas Infokom Kabupaten Yahukimo, Dinas Infokom Kabupaten Merauke,  Dinas Infokom Kabupaten Jayapura, Dinas Infokom kabupaten Mimika, Dinas Infokom Kabupaten Biak Numfor, Balmon Kelas II Jayapura, Balmon Kelas II Merauke, Ketua KPID Wilayah Perbatasan se-Indonesia, Radio Komunitas Kodam XVII Cenderawasih, Radio Komunitas Universitas Cenderawasih, Radio Komunitas Asiki FM Boven Digul, Radio Komunitas Angkasa FM –Sentani Kab. Jayapura, Penanggung Jawab RSKO Biak, Penanggung Jawab Radio GKI Sion Padang Bulan-Jayapura, Penanggung Jawab Radio Suara Muhammadiyah STIKOM- Jayapura, Dirut PT. Radio Abepura Media Sejahtera,  Dirut PT. Radio Damai Kehidupan, Dirut PT. Radio Anugerah Rakhmat Ilahi, Dirut Radio Rock FM Jayapura dan berbagai undangan lainnya. (Eveerth Joumilena)