Pomako Mencekam,  Diduga Oknum Aparat Tembak Warga Hingga Meninggal Dunia

0
21
Pelabuhan Poumako Timika (www.kompasiana.com)
Ilustrasi Foto sejumlah peluru terpakai yang beredar di masyarakat setelah adanya peristiwa penembakan di Deiyai. (istimewa)

TIMIKA (LINTAS PAPUA)  – Oknum Aparat keamanan diduga melakukan penembakan pada warga pelabuhan Timika di Pomako, atas nama Theo Caketem  hingga korban meninggal dunia dan jenazah korban di larikan ke rumah sakit umum daerah Mimika, Rabu (9/8/2017)

Theo Caketem adalah warga pemuda Pelabuhan Pomako dari Asmat  di Timika yang menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota keamanan pada Rabu sore (9/8) membuat situasi di lokasi pelabuhan pomako mencekam.

Warga pelabuhan Pomako Timika terpaksa harus di evakuasi ke kota Timika, karena warga penduduk asli yang berada di Pomako menjadi marah dan bertindak memalng jalan utama pelabuhan.

Kejadian yang menimpa  Theo caketem ini membuat warga penduduk Asli Timika brutal dan melakukan penyerangan ke pos KP3 di Pelabuhan Pomako hingga kantor Polsek KP3 laut hancur, selain itu juga beberapa kendaraan roda 4 dan roda dua yang berada di areal Pelabuhan Pomako di rusak oleh massa dari keluarga korban Theo Caketem, bahkan kios-kios milik pedagang diareal pelabuhan di jarah.

hal ini membuat aparat kepolisian pada Rabu malam sekitar pukul 21.30 wit melakukan evakuasi warga sebanyak 115 kepala keluarga ke Timika.

Pelabuhan Pomako Timika (www.kompasiana.com)

Sementara itu, kejadian penembakan yang dilakukan oleh oknum anggota belum ada keterangan resmi dari penegak hukum dalam hal ini aparat kepolisian terkait kasus penembakan yang menewaskan Theo Caketem warga pelabuhan Pomako dari suku Asmat itu.

Dan hingga malam ini situasi di lokasi Pelabuhan Pomako masih mencekam, warga Suku Asmat melakukan aksi pemalangan jalan hingga arus lalulintas yang menghubungkan Kota Timika dan Pelabuhan Pomako macet total.

Sementara upaya evakuasi  yang dilakukan satu pleton Dalmas Polres Mimika kepada para pedagang di Pelabuhan Pomako melalui jalur sunggai dan senyak 115 orang di evakuasi malam tadi.

Kini pihak keamanan masih terus melakukan upaya persuasife untuk meredam situasi di Pelabuhan Pomako yang masih belum kondusif ini. (Mar)