Sekda Papua Resmi Tutup Kejurda Karate Gubernur, KKI Papua Juara Umum

0
114
Sekda Papua,Herry Dosinaen saat menyerahkan  piala bergilir kepada pengurus KKI Papua di Gor Waringin Kotaraja, Sabtu (5/8/2017). (Geis Muguri)
Ketua Umum Forki Papua, Crhistine L.Mano bersama Sekda Papua,Herry Dosinaen saat menyerahkan  piala bergilir kepada pengurus KKI Papua di Gor Waringin Kotaraja, Sabtu (5/8/2017). (Geis Muguri)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Sekertaris Daerah (Sekda), Provinsi Papua, TEA Herry Dosinaen S.Ip, M.Kp, secara resmi menutup Kejuaraan Daerah (Kejurda), Karate Gubernur ke-II, yang berlangsunug dari tanggal 3-5 Agustus, di  Gor Waringin Kotaraja Sabtu (5/8/2017) kemarin.

Kejurda yang mengambil tema, “Dengan Jiwa Bushido Karateka Papua, Siap Bangkit Mandiri dan Sejahtera Menuju PON XX tahun 2020,” Untuk menjaring atlit-atlit karate yang potensial,  diikuti 525 atlet dari, Forki Kota Jayapura, Forki Kabupaten Merauke, Forki Kabupaten Jayapura, Forki Jayawijaya, Forki Lani Jaya, Forki Mappi, Forki Dogiyai, Forki Nabire, Forki Supiori, Forki Biak Numfor dan tiga perguruan yang ada, KKI Papua,  Inkado Papua dan Inkai.

Sekda Papua, Herry Dosinaen mengatakan, para atlita yang mengikuti kejurda kali ini sangat luar biasa untuk tampil demia kejayaan tanah Papua. “Tentunya kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan yang maha kuasa, karena tuntunan dan rencananya semua rangkaian kegiatan ini bisa berjalan dengan baik hingga hari iin, kejuaraan daera karate memperebutkan piala Gubernur ke-II yang sudah selesai dengan baik,”.

Dengan mendengar laporan panitia bahwa mmembutuhkan suatu komitmen yang lancarunutk partsisipasi atlit yang sangat luar biasa untuk mengikuti kejuaraan dengan baik dan ini bukan akhir tetapi ini adalah awal dari perjuangan dan awal persiapan kita untuk PON XX tahun  2020 diPapua sebagai tuan rumah.

Atas nama Gubernur Papua, kami menyampaikan apresiasi dan terimkasih setinggi-tingginya kepada pengurus FORKI Papua dan seluruh pengurus FORKI Kabupaten dan Kota serta pengurus perguruan-perguruan yang sudah turut berpasrtisipasi aktif dalam semua rangkaian kegiatan ini. Ini juga terpancar dan tidak memeberika inkulens terhadap cabang-cabang olaheaga lain agar seperti FORKI.

Ketua Panitia Kejurda Karate  Piala Gubernur ke-II, Rina Antaribaba, S.Pt, M.Eng, mengatakan kami sangat bersyukur karena sampai dengan berakhirnya kegiatan ini kejurda berjalan dengan aman dan lancar.

“Puji Tuhan dari awal hingga selesainya kejurda semua berjalan dengan baik. Atlit yang ikut dalam kejurda ini dengan jumlah keseluruhan total atlit yang ikut adalah 255 atlit yang ikut dan turut ambil bagian dari kejurda ini terdiri dari 11 Forki Kabupaten dan Kota serta tiga perguruan yakni KKI, Inkado dan Inkai,” jelas Rina kepada awak media, Sabtu (5/8/2017).

Suasana Latihan Para Atlet dari FORKI Kota Jayapura. (istimewa)

Untuk kejurda saat ini kami mencoba, memberikan penghargaan dalam bentuk piala bergilir, piala tetap dan medali serta sertifikat dan piagam. Untuk piagam sendiri diberikan kepada pemenang, sedangkan sertifikat untuk sleuruh atlit yang telah berpasrtisipasi dalam kejurda kali ini.

Sementara itu, Ketua Umum Forki Papua, Crhistine L.Mano S.Ip M.Kp sangat mengapresiasi, dengan adanya kejurda kali ini yang diikuti oleh kurang lebih dua ratus lebih atlit yang berpartisipasi dari Kabupaten dan Kota, serta pengcab-pengcab yang mengirim tlitnya.

Dengan adanya kejurda kali tentuntya FORKI Papua, ingin mempersiapkan diri kepada PON XX tahun 2020 nanti diPapua sebagai tuan rumah, kami sudah menyiapkan atlit-atlit untuk mengikuti PON nanti.

“Mulai dengan hari ini, kami sudah mencanangkan agar atlit-atlit yang terbaik dari kejurda untuk melakukan treaning center. Kalau mereka berada disekitar Jayapura, kami berharap ketika ada atlit dari pengcab-pengcab lain mereka juga bisa menyiapkan materi tc nanti,”jelasnya.

Ia menerangkan pada bulan Februari 2018 juga, masih ada satu kegiatan kejuaraan terbuka, dari para atlit yang sudah terjaring saat ini, mereka yang akan mengikuti kejuaraan itu. Sehingga misalnya saja nanti pada saat kejuaraan terbuka masih memperoleh atlit-atlit.

“Dengan kejuaraan-kejuaraan yang dilakukan FORKI bahkan lainnya, bisa lebih banyak lagi atlit-atlit yang terjaring, jangankan hanya untuk PON XX tahun 2020 saja diPapua, tetapi untuk kedepannya lagi dalam menyiapkan atlit-atlit tersebut,” Harapnya.

Sekretaris Umum KKI Papua, Buce Hukunala (baju putih) bersama para atlit KKI Papua. (Facebook.com)

Untuk kejurda tahun 2017 sendiri yang keluar sebagai juara umum yakni pergurun KKI Papua dengan memperoleh 23 medali emas, 17 perak dan 16 medali perunggu. Posisi kedua ditempati oleh FORKI Kota Jayapura 12 medali emas, 12 perak dan 35 medali perunggu. Posisi ketiga Kabupaten Jayapura 8 medali emas, 5 perunggu dan 21 perak. Posisi keempat Kabupaten Nabire 5 medali emas, 10 perak dan 13 perunggu. Posisi kelima Kabupaten Sarmi 2 medali emas, 1 perak dan 4 perunggu.

Posisi keenam Kab. Mappi dengan 1 emas, 5 perak 4 perunggu. Posisi ketujuh Inkado Papua dengan 1 emas, 1 perak dan 4 perunggu. Posisi kedelapan  FORKI Kab.Keerom 1 emas,  1 perunggu. Posisi kesembilan Kab.Supiori dengan 1 emas dan 1 medali perunggu. Posisi kesepulu ditempaati FORKI Kab. Merauke dengan 2 perak dan 3 perunggu. Kabupaten Jayawijaya meraih 1 medali perak dan Dogiyai meraih 2 medali perunggu. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)