Satpol-PP Kab. Jayapura Sita 1150 Karton Isi Miras

0
7
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si ketika melihat langsung dan berbicara dengan pemilik Miras tersebut. (istimewa)
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si ketika melihat langsung dan berbicara dengan pemilik Miras tersebut. (istimewa)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Jayapura, menyita 1150 karton isi minuman keras (Miras) jenis Mantion House (Whisky) dan Vodka Robinson dari sebuah gudang penyimpanan yang terletak di Yahim, Kota Sentani, Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura.

 

Kepala Satuan Polisi-Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kabupaten Jayapura, Yance M. Demetouw, di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (6/8) siang lalu, mengatakan minuman keras (Miras) yang disita bermerek Mansion House (Whisky) dan Vodka Robinson yang siap diedarkan. Jika ditotalkan,mencapai 27.600 botol miras. Jenis wisky 1000 karton dan vodka 150 karton.

Gudang penyimpanan tersebut berada di Yahim yang diduga menjadi tempat penyimpanan minuman keras (Miras) terbesar yang ada di daerah ini, ungkap Kasatpol Yance.

Ia menjelaskan, awal mula penyitaan ribuan botol minuman keras itu dimulai dari kecurigaan warga sekitar yang sering melihat mobil konteiner yang keluar masuk di gudang itu.

“Kita sudah lama mengincar gudang yang menjadi tempat penyimpanan itu, karena laporan dari masyarakat di Yahim bahwa ada konteiner yang selalu keluar masuk di gudang itu. Setelah kami telusuri memang betul ada konteiner, dan kami langsung tanyakan kepada mereka. Kemudian mereka sampaikan bahwa sering ada konteiner dengan mobil-mobil boks (bak tertutup) berukuran kecil yang masuk ke gudang itu,” ungkapnya.

Melihat hal itu, warga setempat melaporkan kegiatan di gudang tersebut kepada pihak Satpol-PP Kabupaten Jayapura.

“Ketika kami lewat atau mendatangi tempat itu tadi (Sabtu, 5/8 lalu) sekitar jam 8 (delapan) pagi, kami melihat ada konteiner berhenti dan masuk ke dalam gudang tersebut. Saat itu juga, saya bersama anggota saya langsung melakukan penggerebekan di dalam gudang. Yang mana, saat itu mereka sedang menurunkan ratusan karton berisikan ribuan botol Miras dari atas konteiner tersebut, “kata Kasatpol Yance, lagi.

Ribuan botol Miras itu, lanjut dia, disita sesuai Perda Kabupaten Jayapura tentang pelarangan peredaran, penjualan dan produksi Minuman Keras serta Peraturan Bupati (Perbup) Jayapura Mathius Awoitauw dan akan dimusnahkan saat pelaksanaan Upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017 pada tanggal 17 Agustus 2017 nanti.

“Saya rencana kasi tinggal mobil ini sampai tanggal 17 Agustus, dan ini adalah hadiah untuk perayaan 17 Agustus. Saya sudah minta kepada pak Bupati, bahwa pada tanggal 17 Agustus kita minta untuk dimusnahkan,” tutupnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengatakan penyitaan ribuan botol minuman keras (Miras) jenis Vodka dan Mantion House (Whisky) yang dilakukan oleh anggota Satpol-PP Kabupaten Jayapura ini merupakan jumlah penyitaan botol Miras yang cukup besar pasca di daerah ini sudah menetapkan Perda tentang pelarangan peredaran Miras.

“Kita memang sita dulu ribuan botol Miras ini, kalau untuk proses-proses lebih lanjut nanti dengan pihak Kepolisian dan pihak-pihak berwajib ini, bagaimana bisa ditegakkan. Kita berharap pada esok lusa atau hari Senin (7/8) ini bisa selesaikan dengan pemiliknya. Karena memang di Jayapura ini, kita sudah larang Miras ini beredar. Tapi, kalau konteiner masuk bawa ribuan botol Miras seperti ini menjadi heboh sekali,” ujarnya.
Diketahui, di gudang tempat penyimpanan Mira situ milik Irian Jaya Sehat (IJS) yang beralamat di Jalan Yahim Kelurahan Dobonsolo Distrik Sentani Kota. Gudang ini bekas pabrik roti , milik Risky . Menurut Risky , miras yang disimpan digudangnya itu adalah milik Andreuw Erwin Alidarius.(irf/cr-07/ay) (Sumber Koran Harian Pagi Papua)