Persipura Mania Godok AD/ART Untuk Tertibkan Anggota

45
Suasana Pertandingan Persipura vs Madura United di Lapangan Mandala, Sabtu (26/11/2016) (LintasPapua.com/Eveerth)
Wilson Samosabra, saat memberikan keterangan pers. (Geis Muguri)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Menjelang Putaran Kedua,  suporter Persipura Mania sementara menggodok Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), sehinigga diharapkan  bisa sahkan oleh pengurus Persipura Mania, demi penertiban anggota.

Ketua Umum Suporter Persipura Mania,  Wilson Samonsabra mengatakan, yang menjadi alasan untuk AD/ART adalah untuk penertiban anggota, dan itu yang akan dipakai untuk melihat anggota-anggota karena selama ini, tidak ada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sehingga kami kesulitan untuk menertibkan anggota.

“Kalau  sudah di sahkan, berarti ketika membicarakan sesuatu kembali kepada AD/ART sehingga anggota yang tidak tertib kami bisa mengambil tindakan-tindakan tegas disitu. Selama ini hanya kita bicara-bicara saja,” jelas Wilson, kepada Harian Pagi Papua Jumat di Jayapura.

Tapi tidak ada AD-ART sehinggga membuat kita sulit untuk mengambil langkah suatu tindakan kepada teman-teman seperti itu.

Dukungan untuk tim kami tetap seperti yang sudah kami lakukan, kami aka selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Mungkin diputaran pertama lalu ada kekurangan dan sebagainya, tapi itu sudah kami evaluasi dan kami juga sudah tau titik kelemahan kami.Diputaran kedua kita akan mencoba untuk lebih baik lagi dari yang kemarin.

Disinggug soal ada beberapa anggota dari Persipura Mania yang karena kesal memberikan teriakan tidak profesional kepada pemain. Wilson melihat sebagai sesuatu yang wajar, dimana ada timbul kecemburuan, ketika tim tamu usai pertandingan bisa melambaikan tangan kepada penonton meminta terimakasih atas dukungannya.

Suasana Saat Pertandingan Persipura versus Persela di Lapangan Mandala, Kota Jayapura (LintasPapua.com/Eveerth)

Ia juga memberikan masukan, agar pemain Persipura ketika usai bertanding bisa melakukan hal yang sama, bukan hanya di tribun Liverpool tempat suporter ada, tetapi baik itu tribun Selatan, Utara bahkan tribun Utama.

Dengan memberikan lambaian tangan kepada semua yang hadir, saya kira semua akan merasa bangga, untuk yang kemarin kami juga sudah meminta maaf apabila ada anggota kami yang membuat kesalahan. Namun ada juga pemain yang sudah meminta maaf seperti Imanuel Wanggai dan Ricardo Salampessy yang naik ke tribun untuk permohonan maaf.

“Saya pikir tidak ada masalah, kita akan memberikan yang terbaik untuk tim kebanggan seluruh masyarakat Papua dengan memberikan dukungan penuh menghadapi putaran kedua nanti menghadapi Bali United di Stadion Mandala pada rabu (9/8/2017). Kita akan memberikan suasana yang berbeda mutiara hitam selalu dihati,” tutupnya. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)