Persipura Bayar Denda Rp 25 Juta, Penonton Diminta Tak Lempar ke Lapangan Jelang Laga Hari Rabu

0
3
Matias Benoni Mano, S.Par, M.KP., saat diwawancara. (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Ketua Panitia Pelaksana (Panpel)  Persipura. Liga 1 Gojek Traveloka, Matias B. Mano meminta, agar para penonton tidak lagi melempar kedalam lapangan, karena Persipura secara akumulasi telah membayar sanksi sebesar Rp. 25 Juta, akibat pelemparan saat menghadapi Perseru dan PS. TNI di Lapangan Mandala.

Kalau ko cinta PersipuraKo Beli Karcis dan ko nonton dengan tertib dan tidak melempar kedalam lapangan,” ujar  Matias Benoni Mano, S.Par, M.KP., kepada lintaspapua.com, di Pantai Hamadi, Sabtu (5/8/2017).

Dijelaskan, Panpel Persipura telah mendapat surat atas denda yang harus dibayar sebagai sanksi atas  dua pertandingan, yakni  terkena denda saat menghadapi Perseru Serui dan PS TNI di Mandala.

“Kalau Perseru terjadi saat ada pelemparan yang di dahului dengan pelemparan dari supporter Perseru dari tribun Utara dan diikuti Suporter Persipura, sehingga harus membayar denda sebesar Rp. 10 juta dan sudah melayangkan surat untuk segera membayar,” jelasnya.

Ditambahkan, Sedangkan saat hadapi PS. TNI juga dikenai denda sebesar Rp.  15 juta, karena aksi pelemparan pertama pihak suporter PS. TNI yang terjadi di tribun Liverpool.

“Saya sudah sampaikan kepada bendahara untuk membayar dan tentunya ini sangat merugikan bagi Persipura, apalagi saat  Persipura masih membutuhkan dana, karena hanya satu sponsor dn masih mencari sponsor   lainnya.

Suasana Pertandingan Persipura lawan PS. TNI, kedua bermain keras dan saling enyerang, namun Persipura menang dengan skor tipis 2 – 1 di Lapangan Mandala (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

“Tentunya harapan manajemen adalah masukan dari pembelian karcis dan akan sangat membantu Persipura selama kompetisi berlansung, akan tetapi dengan insiden yang dilakukan penonton akan sangat merugikan,” ungkapnya.

Matias Benoni Mano berpesan, agar pennon Persipura  mania yang cinta Persipura untuk bisa membeli karcis dan duduk menikmati pertandingan dengan tidak melempar kedalam  lapangan.

“Kalau ko cinta dan sayang Persipura, datang beli karcis dan tidak boleh lakukan aksi pelemparan atau bawa spanduk berbau SARA dan politik atau pakai laser untuk mengganggu pemain dalam lapangan,” jelasnya.

Matias Mano yang juga Kepala Badan Pelayanan Barang dan Jasa, (BPBJ) Kota Jayapura ini menegaskan, akan melakukan sterilisasi dan tindak tegas  terhadap para penonton yang masuk kedalam tribun baik di Liverpool, utara dan selatan sert VIP untuk tidak lagi membawa botol minuman.

“Memang ini akan terlihat kurang mengenakan, namun inilah yang akan kami lakukan agar tidak terjadi aksi pelemparan kedalam lapangan,” katanya.

Suasana Pertandingan Persipura saat menghadapi Perseru di Lapangan Mandala, harus puas berbagi satu poin. (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

Sementara untuk pihak keamanan, dirinya menjawab, telah berkoordinasi secara baik, namun dalam dua pertandingan sedikit kelalaian dari pihak Panpel, namun semua akan kita lebih ketat lagi menjelang putaran kedua.

Informasi yang diterima, Persipura  akan bermain kembali pada Putaran Kedua di Lapangan Mandala melawan Bali United pada hari Rabu (9/8/2017), sehingga harapannya, Masyarakat Pecinta Mutiara Hitam, julukan Persipura bisa datang dan menyaksikan dan tidak lagi melakuan pelemparan. (Eveerth Joumilena)