Pemprov Papua  Harap Kabupaten Selesaikan Masalah Batas Wilayah

0
30
Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH., dalam sebuah wawancara.. (Eveerth Joumilena/Koran Harian Pagi Papua)
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, Hery Dosinaen. (Erwin)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, TEA Hery Dosinaen mengharapkan, ada niat baik Pemerintah Kabupaten untuk menyelesaikan masalah batas wilayah.

“Butuh niat baik semua pihak terkait untuk dapat menyelesaikan masalah batas wilayah yang terjadi tanah ini. Sebab tanpa hal itu, tidak akan pernah ada penyelesaian. Apalagi jika keinginan menyelesaikan batas wilayah hanya dari Gubernur. Intinya niat baik itu harus dari kedua belah pihak, selama niat itu tidak ada, maka tidak akan pernah selesai,” jelas dia kepada pers, kemarin

Sebelumnya, Gubernur Papua, Lukas Enembe menuntut keseriusan pemerintah kabupaten/kota untuk menyelesaikan masalah tapal batas yang sampai saat masih terus berlarut-larut.

Lukas pada kesempatan itu, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Yalimo yang telah membuat berita acara kesepakatan tapal batas antara Yalimo dengan Jayawijaya, yang disaksikan langsung oleh tim dari Provinsi Papua.

“Saya berharap agar saudara Bupati dan Wakil Bupati yang baru saja dilantik ini terus melakukan komunikasi yang baik dengan kabupaten lainnya, yang berbatasan langsung dengan Yalimo. Supaya permasalahan tapal batas di kabupaten ini dapat diselesaikan dengan baik,” jelasnya.

Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya, dilihat dari ketinggian. Perlunya pengaturan batas wilayah yang jelas dengan kabupaten – kabupaten yang berada disekitarya. (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

Masih dikatakan Gubernur, Pemerintah Provinsi pada hakekatnya siap untuk memfasilitasi upaya penyelesaian masalah tapal batas antar kabupaten. Namun permasalahan batas wilayah antar kabupaten/kota di Papua, menjadi satu hal yang sulit untuk diselesaikan.

Bahkan sampai dengan saat ini, belum ada satu pun masalah batas wilayah yang dinyatakan sudah benar-benar selesai.

“Makanya, baru-baru ini juga saya meminta ada penyelesaian tapal batas antara Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) dengan Boven Digoel, Yahukimo dan Keerom”.

“Sehingga ada kejelasan mana batas yang dimiliki Pegunungan Bintang, lalu mana yang kabupaten lain. Intinya penyelesaiannya harus dibicarakan dengan santun agar tidak menimbulkan konflik,” katanya..(Erwin /Koran Harian Pagi Papua)