825 Atlet Karate Asal Papua Meriahkan Piala Gubernur II 2017

0
149
Suasana Latihan Para Atlet dari FORKI Kota Jayapura. (istimewa)
Sekda Papua saat membuka Kejurda Karate Piala Gubernur ke II, di Gor Waringin Kamis (3/8/2017). (Geis Muguri/ Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Sekrertaris Daerah Provinsi Papua, TEA Herry Dosinaen, mewakili Gubernur Papua, Lukas Enembe, secara resmi  membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Piala Gubernur ke II 2017. 

Dengan tujuan di lakukan Kejurda ini sebagai agenda Pemprov FORKI  Papua dan juga meningkatkan frekuensi kompetisi bagi atlit Karate dari setiap kabupaten Kota dan perguruan, sebagai penjaringan atlit berbakat.

Untuk menjaring atlit atlit karate Papua dalam menyongsong PON 2020 di Papua, yang di ikuti 825 atlit dari Forki kota Jayapura, Forki Merauke, Forki Kabupaten Jayapura, Forki Jayawijaya, Forki Lani Jaya, Forki Mapi, Forki Dogiay, Forki Nabire, Forki Supiori, Forki Biak, KTI Papua, Kado Papua, EKI Papua dan Lestari Papua. yang di mulai dari tanggal 3 sampai 5 Agustus 2017 di Gor waringin, Kotaraja, Kamis(3/8).

Sekda Papua, Herry Dosainaen  mengatakan luar biasa pada sore hari ini tenryata atlit atlit kita anak anak di atas negeri ini yang sangat luar biasa siap bertanding untuk mengharumkan nama Tanah Papua.

Dalam rangka memperebutkan Piala Gubernur yang kedua di Provinsi Papua, semua ini karena kekuatan dan tuntunan Tuhan buat kita semua, dalam kepemimpinan babak Lukas Enembe dan Klemen Tinal ada satu star yang harus memperjuangkan adalah ivent Nasional (PON) Pekan Olaraga Nasional yang selama ini di laksanakan di luar Papua tetapi ada perjuangan yang sangat gigi dan atas nama tanah ini maka PON 2020 akan kita laksanakan di Papua.

Suasana Latihan Para Atlet dari FORKI Kota Jayapura. (istimewa)

Perjuangan perjuangan ini merupakan hal yang luar biasa di lihat Provinsi lain yang memiliki fasilitas yang lengkap tetapi ini menjadi makna peting buat kita semua, ada hal penting dari ini semua akan menyatukan tali kasih di atas tanah ini. PON Pekan Olaraga Nasional harus di lakukan di Papua kalau ini tidak di  perjuangkan maka mungkin beberapa puluh Tahun lagi baru kita akan lakukan di sini.

Sementara itu, Ketua Umum Forki Papua, Chistine Luluporo menuturkan, selamat bertanding dan ingat jujung tinggi sportifitas karna kalian kalian adalah generasi penerus karate – karateka yang ada di Tanah Papua.

“Jaga pertandingan dengan baik, dan junjung tinggi sportivitas, pasti akan timbul atlit-atlit terbaik karate dari kejurda ini, untuk persiapan PON XX 2020 di Papua nantinya,” imbuh  Ketua Umum  Pengprov FORKI Papua, Christine L. Mano. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)