SMP N 12 Angkasa Buka Pendaftaran Jalur Online dan Prestasi

0
14
Kepala Sekolah SMP N-12 Angkasa, Dorthea Caroline Enok S.Pd, dalam suatu wawancara. (Geis Muguri)
Kepala Sekolah SMP N-12 Angkasa, Dorthea Caroline Enok S.Pd, (Geis Muguri)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) –  Kepala Sekolah SMP N-12 Angkasa, Dorthea Caroline Enok S.Pd, mengaku selama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), berlangsung dari dua jalur yang di buka yakni prestasi dan online tidak di lakukan pungutan liar selama PPDB berjalan.

Untuk jalur akademik itu kami telah membuatkan surat kepada sekolah-sekolah yang ada di sekitar sini, dan kami menerima peringkat satu sampai lima.

“Puji Tuhan kami sudah mendapatkan siswa, kemudian ada juga jalur online dengan kuota 72, sedangkan yang harus mendaftar di dua jalur tersebut sebenarnya sudah mencukupi kuota kami yakni 76 siswa. Cuma setelah itu ada beberapa siswa yang berkeinginan masuk di sekolah ini, sehingga kuota kita bertambah menjadi 110 siswa kelas 7 di tahun ajaran 2017-2018, sementara untuk pembayaran uang sekolah itu langsung di bayarkan di Bank BRI, itu bagi siswa kelas 8 dan 9, sedangkan untuk kelas 7 belum membayar. Jadi untuk masuk sekolah tidak memakai uang pendaftaran,” ucap Dorthea di ruang kerjanya, Senin (31/7/2017) kemarin.

Kepala Sekolah SMP N 12 Dorthea menambahkan,  selama pelaksanaan PPDB Online dan PPDB jalur prestasi, tidak ada namanya pungutan liar, baik dalam bentuk apapun.

“Saya sudah tegaskan, tidak boleh ada pungutan liar dalam bentuk apapun, entah itu dalam bentuk menjual map di sekolah hingga yang lain-lain, tidak ada namanya pungutan liar di SMP Negeri 12 Angkasa, silahkan orang tua mendaftar dengan membawa map mereka sendiri sesuai yang mereka siapkan. Kami sekolah nanti sudah menyiapkan map kita. Karena nanti tim atau panitia saat itu sudah bekerja dan memilah-milah berkas yang ada dan map sekolah yang kita gunakan,” ucapnya.

Dirinya menjelaskan untuk pembayaran yang lain-lain sampai dengan hari ini, kami belum mengadakan keputusan, karena kita harus membahas bersama-sama dengan komite dan pihak orang tua, sejauh ini memang banyak orang tua murid yang bertanya-tanya, pembayaran komite nya berapa. Dan kami sudah sampaikan kepada orang tua bahwa belum ada.

“Jadi silahkan Bapak dan Ibu membawa anaknya untuk mendaftar. Kedua adalah menyangkut dengan atribut sekolah. Atribut sekolah itu yang sudah di tetapkan di mana penetapan sebelum kegiatan ini sudah ada pertemuan kepala-kepala sekolah dengan kepala dinas. Tapi ada persetujuan bahwa yang kami terima itu pakaian olahraga, baju batik Papua dan lokasi atau lambang-lambang sekolah semua itu berjumlah 555 Ribu Rupiah,” jelasnya.

Kepala Sekolah SMP N-12 Angkasa, Dorthea Caroline Enok S.Pd, dalam suatu wawancara. (Geis Muguri)

Namun untuk semua yang sudah di setujui itu kami akan menjualnya di koperasi sekolah, jadi koperasi sekolah yang akan mengadakan penjualan atribut tersebut. Sementara kami tidak ada yang namanya atribut lain seperti ban pinggang, kaos kaki, ada orang tua yang bertanya.

“Saya sampaikan tidak perlu memakai kaos kaki berlogo karena bisa memakai apa yang sudah orang tua mereka siapkan, hanya mungkin pada saat hari Jumat menggunakan pakaian pramuka sehingga bisa menyesuaikan dengan kaos kaki hitam,”ungkapnya. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)