Sekda Papua  Sambut Positif Pembentukan Forum Staf Ahli

0
8
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, Herry Dosinaen. (Erwin)
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, Hery Dosinaen. (Erwin)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, Hery Dosinaen menyambut positif terbentuknya forum staf ahli kepala daerah se-Bumi Cenderawasih. Dia berharap forum itu mampu menjadi inisiator atau yang memprakarsai usulan program kerja untuk mendukung kebijakan kepaa daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Hal demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua,  TEA Hery Dosinaen,  di Jayapura, menyikapi pembentukan forum staf ahli kepala daerah tersebut, akhir pekan kemarin.

Sementara untuk memaksimalkan kinerja staf ahli kepala daerah, Hery menilai forum staf ahli wajib membuat rapat koordinasi dan bimbingan teknis selama setahun sekali. Hasilnya pun wajib untuk dilaporkan kepada kepala daerah setepat, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan pimpinan untuk pengambilan keputusan di lapangan.

Senada disampaikan, Asisten Bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM Setda Provinsi Papua Doren Wakerkwa. Dirinya menilai pembentukan forum staf ahli ini sangat tepat, sebab dapat menjadi ajang untuk saling berkoordinasi maupun tukar menukar informasi.

“Dengan begitu, para staf ahli yang ada di kabupaten, kota maupun di provinsi bisa saling sharing ilmu dan sejumlah hal positif lainnya. Paling tidak, antara staf ahli tidak lagi ketinggalan informasi. Sebab melalui wadah ini, dapat dibahas hal-hal positif pembangunan di masing-masing wilayahnya,” terangnya.

Sebelumnya, dari hasil pelaksanaan rapat koordinasi teknis perdana staf ahli kepala daerah, mencapai sejumlah rekomendasi, diantaranya optimalisasi peran dan fungsi staf ahli sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sekda Papua Hery Dosinaen bersama Pejabat Eselon II menerima jabat tangan dari ASN di lingkungan Pemprov Papua usai apel gabungan. (Erwin)

Kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja staf ahli, perlu ditetapkan dalam peraturan kepala daerah.

Penempatan atau pengangkatan staf ahli, perlu memperhatikan kriteria yang memenuhi kompetensi sesuai kebutuhan dan pernah menduduki jabatan struktural Eselon II minimal dua kali pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)