Satlantas Polres Jayapura Gelar Razia Gabungan

0
4
Suasana Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jayapura menggelar operasi bersama . (Irfan)
Suasana Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jayapura menggelar operasi bersama . (Irfan)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jayapura menggelar operasi bersama Dinas Perhubungan, Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda), Provost TNI AD, Provost TNI AU dan Provost Polres Jayapura. Razia berlangsung di Halaman Kantor Satlantas Polres Jayapura, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (28/7/2017) kemarin.

Dalam operasi tersebut, pihaknya berhasil menjaring sejumlah pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan bermotornya, tidak menggunakan kaca spion, TNKB disamarkan atau tidak sah, pengecekan KIR, pengecekan pajak kendaraan bermotor dan juga tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) serta tidak menggunakan helm standar.

Selama razia tadi (kemarin sore), kita berhasil menjaring 38 unit roda dua dan 12 unit roda empat. Yang kita tilang rat-rata tidak memiliki SIM, pajak kendaraan mati dan tidak menggunakan helm, kata Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Leonardo Yoga, S.IK, disela-sela dirinya memimpin pelaksanaan razia gabungan tersebut.

Kasat Leonardo menuturkan, bahwa pihaknya akan terus melakukan razia gabungan seperti ini dengan instansi terkait seperti Perhubungan, Bappenda maupun dari pihak TNI AU dan TNI AD. Sehingga razia ini lebih terkoordinir sesuai tugas masing-masing.

Jika ditemukan pelanggaran seperti pelanggaran KIR kendaraan, maka kita serahkan ke Dinas Perhubungan untuk menanganinya, begitupun juga apabila ada pajak kendaraan yang mati (belum dibayar) kita serahkan ke Bappenda. Serta kalau ada rekan-rekan kita dari satuan samping yang melanggar maka ada pihak Provost TNI AU atau TNI AD yang memberikan teguran dan tindakan, tuturnya.

Kita harap dengan adanya razia gabungan ini agar masyarakat di daerah ini lebih tertib lagi berlalu lintas dan tidak lupa membayar pajak tepat waktu. Karena dengan tertib berlalu lintas, kita akan nyaman dalam berkendaraan da ini juga untuk keselamatan diri kita sendiri, harapnya diakhir wawancara. (Irfan /Koran Harian Pagi Papua)