Jika Terjadi Kekerasan Anak di Kota Jayapura, Segera Telpon ke (0967) 5163332

0
5
Kepala Dinas P3AKB Kota Jayapura, Betty A Puy, saat diwawancara. (Eveerth/LintasPapua.com)
Kepala Dinas P3AKB Kota Jayapura, Betty A Puy, saat membawakan materi sosialisasi undang – undang perlindungan anak (Eveerth /LintasPapua.com)

JAYAPURA  (LINTAS PAPUA)  –  Untuk mencegah adanya tindakan kekerasan terhadap anak- anak di Kota Jayapura, maka Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kota Jayapura melaunching Layanan “TeSa” Telepon Sahabat Anak.

 

“Pelayanan TeSa nantinya  dengan menghubungi nomor kontak layanan (0967) 5163332, layanan TeSa siap memberikan pelayanan bagi siapa saja warga Kota Jayapura yang mauh ikut terlibat dalam memberikan perlindungan kepada anak-anak di Kota Jayapura,”  ujar  Wakil Wali Kota, Ir. H. Rustan  Saru, MM.,  di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (28/7/2017).

 

Wakil Wali Kota Jayapura,Rustan Saru,  mengatakan, masalah anak janganlah disepelehkan, anak ada generasi suatu bangsa yang perlu diberi perlindungan hukum yang kokoh, kekerasan terhadap anak harus kita perangi bersama,”

“Anak merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia serta keberlangsungan sebuah negara hal ini secara tegas diamanatkan dalam undang-undang Dasar 1945 pasal 28 B ayat 2 bahwa negara menjamin Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi,” ujar Rustan Saru, saat peluncurkan.

 

Mantan Anggota DPR Papua ini menambahkan,  Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, telah banyak mengeluarkan kebijakan, program maupun kegiatan sebagai bentuk-bentul pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Hal ini tentunya dapat kita cegah bersama, salah satu caranya yaitu dengan menciptakan lingkungan yang kondusif agar mewujudkan peningkatan perlindungan bagi anak,”

 

Menurutnya, kasus KDRT masih marak terjadi di Kota Jayapura, untuk itu diluncurkannya layanan TeSa ini, warga Kota Jayapura setiap saat dapat berkonsultasi, berkonseling, termasuk mengaduh dan meminta perlindungan ketika ada hal-hal yang berkaitan dengan tindak diskriminasi, eksploitasi, dan tindak kekerasan yang terjadi pada anak,”

Kepala Dinas P3AKB Kota Jayapura, Betty A Puy, saat diwawancara. (Eveerth/LintasPapua.com)

Senada dengan itu,  Kepala Dinas P3AKB Kota Jayapura, Betty A Puy, menjelaskan, layanan TeSa ini hadir atas kerja sama Pemkot Jayapura, dalam hal Dinas P3AKB Kota Jayapura ada 7 hal yang diberikan melalui layanan TeSa.

 

“Diantaranya adalah, menyebar luaskan telekonseling gratis bagi anak, memberikan jangkauan layanam atau outrace, memberikan layanan emergenci, memberikan rujukan dan perlindungan bagi anak yang butuh perawatan khusus, dapat dimanfaatkan menjadi lemaba akses layanan yang anak butuhkan, mengembalikan keberfunsian sosial anak agar kembali melaksanakan perannya secara wajar, dan juga sebagai wadah sosialisai dari layanan ini sendiri,” tandasnya.

 

Diakui,  belum terlaksana secara optimal,  karena masih terdapat kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan terhadap teman sebayanya maupun orang dewasa anak mendapat kekerasan di rumah di sekolah dan di tempat-tempat umum lainnya.  “Hal ini bila kita biarkan akan mempengaruhi psikis anak tersebut dan bahkan pada saat dewasa kelak akan menjadi pelaku kekerasan,” tandasnya. (***)