DP3AKB Kota Jayapura Sosialisasikan Undang – Undang Perlindungan Anak

108
Kepala Dinas P3AKB Kota Jayapura, Betty A Puy, saat membawakan materi sosialisasi undang - undang perlindungan anak (Eveerth Joumilena /LiintasPapua.com)
Kepala Dinas P3AKB Kota Jayapura, Betty A Puy, saat membawakan materi sosialisasi undang – undang perlindungan anak (Eveerth Joumilena /LiintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pemerintah Kota Jayapura melalui  Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura mensosialisasikan Undang – Undang Perlindungan Anak, sekaligus bagikan 800 buku Undang-Undang Perlindungan Anak dan 64 Akta Kelahiran untuk Kampung Enggros, Distrik Abepura, di Aula Sian Sioor, Jumat  (28/7/2017).

 

 

Kepala DP3AKB, Betty A. Puy, SE, MPA, mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan wawasan produk hukum tentang Perlindungan Anak.

“Kami juga mengadakan layanan pengaduan Perlindungan Anak dalam bentuk Telepon Sahabat Anak (TESA), yang bisa dihubungi di nomor (0967) 5163332,” katanya usai membuka rangkaian acara sosialisasi.

Sosialisasi tersebut diikuti perwakilan peserta dari 5 distrik yang di antaranya, Distrik Jayapura Selatan, Distrik Jayapura Utara, Distrik Abepura, Distrik Heram, dan Distrik Muara Tami.

Beberapa dasar hukum sosialisasi ini meliputi, UU RI No 23 Tahun 2014 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, UU No 11 Tahun 2012 sistem Peradilan Pidana, dan Keppres RI No 44 Tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional. Program kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jayapura. Menerbitkan akte kelahiran untuk 64 warga kampung enggros.

Kepala Dinas P3AKB Kota Jayapura, Betty A Puy, saat diwawancara di Kantor Wali Kota Jayapura. (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

Sementara itum  Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM, mengatakan, bahwa pengetahuan ke anak bisa dilakukan dengan bahasa yang muadah di pahami, selain itu, orang tua bisa memperoleh pengetahuan tentangan undang-undang perlindungan anak.

 

“Perlindungan Anak harus digaungkan, tidak hanya di tingkat distrik tapi juga di tingkat provinsi, berilah materi yang mudah dipahami anak, semoga para orang tua bisa makin dibekali dengan pedoman UU ini,” kata Wakil Walikota Jayapura, Ir Rustan Saru, MM., saat membuka Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak. (Humas Pemerintah Kota Jayapura)