Wakil Gubernur Klemen Tinal Ajak Staf Ahli Berperan Informasikan PON

82
Ilustrasi Sejumlah Atlet Papua perahi prestasi emas di PON XIX 2016 lalu di Jawa Barat . (Eveerth Joumilena / Koran Harian Pagi Papua)

Wakil Gubernur Klemen Tinal memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Teknis Staf Ahli Kepala Daerah se- Papua, di Jayapura, Selasa kemarin. (Erwin)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Staf Ahli Kepala Daerah (Gubernur, Bupati dan Walikota), diminta ikut berpartisipasi aktif dalam memberikan informasi terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Provinsi Papua.

“Sebab semua akan berhasil apabila ada informasi dan komunikasi yang baik, kemudian koordinasi, sinergitas maupun kolaborasi antar pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se Papua,” terang Gubernur Papua dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Klemen Tinal, pada Rapat Koordinasi Teknis Staf Ahli Kepala Daerah se- Papua, di Jayapura, Selasa (25/7/2017).

Selain pelaksanaan PON, Staf Ahli Kepala Daerah juga diinta mencermati pemberantasan minuman keras pabrikan maupun minuman lokal (milo) dan narkoba. Dilain pihak, pengkonsumsian lem aibon yang sangat merusak masa depan Papua.
“Oleh sebab itu, perlu kita kaji dan temukan akar permasalahan yang timbul serta upayakan solusinya,” imbaunya.
Dia menambahkan, Staf Ahli Kepala Daerah merupakan ASN yang menyelenggarakan pemerintahan serta memiliki hubungan hirarki tugas khusus dalam hal meminta informasi dari lembaga terkait. Staf Ahli Kepala Daerah juga bertanggung jawab kepada Gubernur dan Bupati atau Walikota.

Sementara sesuai keahliannya mereka terdiri dari, Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, serta Kemasyarakatan Kesejahteraan Sosial dan SDM.

Dilain pihak, Staf Ahli memiliki tugas pokok membantu Kepala Daerah dalam memberi saran, pertimbangan dan analisis maupun kajian terhadap penerapan kebijakan maupun pengambilan keputusan sesuai bidang tugasnya.

Ilustrasi Sejumlah Atlet Papua perahi prestasi emas di PON XIX 2016 lalu di Jawa Barat . (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

“Namun meski begitu, seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi serta era globalisasi, peran Staf Ahli dituntut lebih berprestasi dalam mendukung program pemerintah. Dilain pihak, secara khusus turut berperan untuk tercapainya visi dan misi Gubernur menuju Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera”.

“Sehingga visi ini nantinya bukan hanya menjadi sebuah ucapan atau slogan saja, namun wajib menjadi visi yang terwujud melalui berbagai pelaksanaan program pemerintah provinsi, bahkan kabupaten dan kota pada segala bidang. Terutama kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan dan infrastruktur serta semua program strategis untuk membangun masyarakat. Dengan begitu Staf Ahli baik di provinsi maupun kabupaten dan kota jangan tinggal diam tetapi harus berperan aktif,” serunya. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)