Penyerapan Anggaran di Jayawijaya Dibawah 50 Persen, OPD Diwarning

92
Kota Wamena (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo, SH, MH. (Vin)
WAMENA (LINTAS PAPUA) – Terkait penyerapan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang masih di bawah 50 persen, menurut Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo SH,MH, bahwa hal tersebut berkaitan dengan proses pelelangan yang dilakukan di bagian ULP. Sehingga para OPD diminta ikut proaktif dan bekerjasama dalam penyiapan dokumen-dokumen terkait kontrak dan lelang.

“Ini semua barang ada di ULP, bagaimana proses pelelangan barang ini dilakukan dan SKPD terkait ikut membantu menyiapkan dokumen terkait dengan kontrak dan lelang,” ungkap Bupati Wetipo saatditemui di Kantor Bupati, Kamis (20/07/2017).

Menurutnya, jika prose penyiapan dokumen-dokumen ini cepat maka proses pelelangan tentu akan berjalan lancar sesuai dengan waktu yang diharapkan. Oleh sebab itu dirinya meminta setiap OPD untuk memperhatikan hal ini.“Jadi saya rasa kalau SKPD saja *dak konsisten ikut membantu, maka ikut menghambat pembangu-nan di daerah ini. Jadi saya harap ini tolong diperhatikan,” ungkapnya.

Lanjut bupati, pemerintah juga akan mengoreksi kembali kira-kira penyerapan dana yang kurang ada di OPD mana saja. Kalau ada yang kurang maka akan dijadikan catatan pengadaan kegiatan tahun berikutnya.

Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya, dilihat dari ketinggian. (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

“Kami akan lakukan evaluasi penyerapan di OPD mana saja yang kurang, dan itu akan menjadi catatan agar tahun berikutnya Tidak usah berikan kegiatan yang banyak karena kemampuan untuk mengelola keuangan terlalu rendah,” tegasnya.

Ditambahkannya, bahwa OPD jangan hanya berlomba-lomba untuk mendapatkan pekerjaan tetapi setelah dimasukan kegiatanya tidak dapat dikerjakan. (Vina /Koran Harian Pagi Papua)