Pentingnya Pemeriksaan Kespro bagi Perempuan

0
4
Ilustrasi Obat - obatan. bagian dari pelayanan kesehatan yang harus dikontrol untuk keperluan pasien. (Istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Penanggungjawab Klinik Pusat Kesehatan Reproduksi (PKR) Kotaraja, Toma Heppy mengatakan, wanita seharusnya melakukan check-up setiap tahunnya untuk menjaga kesehatan reproduksinya.

“Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi secara rutin akan membantu lita tetap sehat dan mengetahui jika ada tanda-tanda peringatan dini dari suatu penyakit,” kata Toma, belum lama ini.

Kata Toma, pemeriksaan kesehatan meliputi beberapa hal antara lain,
tes pap, IMS skrining dan kehamilan cek untuk wanita. Dijelaskan, tes papsmear dilakukan setiap dua tahun sekali. Tes skrining ini adalah tes pemeriksaan kesehatan reproduksi wanita penting untuk mengambil tanda-tanda penyimpangan yang dapat menyebabkan kanker serviks jika tidak diobati.

“Tes pap pertama harus dalam waktu dua tahun dari saat pertama kali berhubungan seks di atas usia 20. Bahkan jika telah divaksinasi, kita harus terus memiliki pap biasa tes,” katanya.

Untuk Skrining IMS, sambungnya, jika berada di bawah usia 30 tahun dan aktif secara seksual ini merupakan salah satu pemeriksaan kesehatan reproduksi wanita yang harus dilakukan dengan melakukan tes urine untuk klamidia setiap tahun, klamidia dapat mempengaruhi kesuburan dan sering tidak memiliki gejala.

“Dengan tes skrining membantu dokter untuk mendeteksi berbagai penyakit, seperti kardiovaskular (jantung) penyakit, diabetes dan beberapa jenis kanker pada tahap awal mereka. Seorang wanita berisiko tinggi penyakit tertentu harus secara teratur diuji harus,” bebernya.

Lebih gamblang pemeriksaan kesehatan reproduksi tidak hanya untuk mendeteksi penyakit kanker tapi juga HIV/AIDS.

“Apalagi bagi perempuan yang berisiko yang bekerja di panti pijat wajib untuk memeriksakan kesehatan reproduksinya,” pungas Toma. (Lea)