Pemprov Belum Terima Laporan Soal Guru Honorer Menangis di Mimika

0
4
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua, Elia Loupatty (Erwin)

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua, Elia Loupatty (Erwin)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty mengaku belum menerima laporan soal dugaan guru honorer yang menangis di hadapan pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, karena insentif tidak dibayarkan.

Foto guru honorer menangis tersebut, kini menjadi viral di media sosial sejak Selasa (18/7) malam dan belum diketahui nama guru honorer tersebut. Gambar itu diposting akun facebook milik Vensca Virginia Ginsel dan telah dibagikan sampai 9.168 kali dengan 2.513 komentar,hingga pukul 16.00 wit Rabu (19/7/2017).

Meski belum menerima laporan, Asisten Elia mendesak pihak terkait untuk segera menuntaskan kewajiban membayar instentif bagi guru honorer, apalagi bila sudah ada penandatangan berita acara ikatan kerja atau sejenisnya.
“Saya belum membaca ada surat seperti itu, tetapi kalau memang sudah menjadi kewajiban Pemda ya sebaiknya harus dipenuhi (dan dibayarkan insentif guru itu) sesuai dengan perjanjian”.

“Apalagi kalau guru itu rajin bekerja di lapangan.Saya kira harus ada take and give (memberi dan menerima). Sehingga, mesti segera dibayarkan dan tak harus gurunya lebih dulu menuntut-nuntut lalu kemudian dibayarkan,” imbaunya.

Sebelumnya, foto seorang guru honorer menangis depan seorang pimpinan yang instansi yang pejabat dinas Kabupaten Mimika jadi viral. Guru ini disebut dalam Caption foto di media sosial, menangis karena intensifnya tidak dibayarkan.

Mirisnya lagi,seorang pejabat yang disebut dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, justru seolah-olah tak menggubris. Tetapi hanya asyik menggunakan ponselnya, seperti acuh tak acuh dengan keluhan guru honorer tersebut.

Sebagian besar pengunjung yang melihat foto itu memberi komentar dengan motion menangis. Tak sedikit dari mereka yang meminta oknum pejabat dinas tersebut untuk dipecat.Seperti disebutkan pengguna akun facebook Angela Jesika, “pak Jokowi tolong pak dipecat aja pegawainya… tolong bantu pak… Kualat tuh orang yg nyusahin orang susah”. Veronika Setiawati “pecat aja pejabatnya…atau dia suruh jadi guru…bisa gak….dia bisa jd pejabat karena guru…juga anaknya pinter karena guru”. (***)