Jhon Wempi Wetipo Resmi Melamar ke PKB

0
66
John Wempi Wetipo, dalam sebuah kegiatan. (Istimewa)

John Wempi Wetipo, dalam sebuah kegiatan. (Istimewa)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – John Wempi Wetipo, resmi melamar sebagai bakal calon Gubernur Papua pada Pilkada Gubernur tahun 2018 melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Papua, Senin (17/7/2017).

Hal itu ditandai dengan pengembalian berkas pendaftaran calon Gubernur Papua kepada tim penjaringan bakal calon gubernur dan pengurus PKB Provinsi Papua.

Plt. Ketua DPW PKB Papua, Alif Kemadi mengapresiasi, JWW lantaran disebut sebagai calon gubernur pertama yang mengembalikan berkas pendataran tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih karena proses yang kami tuntut sudah dipenuhi kemarin dan bapak sudah mengembalikan berkas dan pertama kali bapak yang mengembalikan. Kami akan segera melakukan pendalaman materi,” katanya.

Selain itu, imbuh Alif Kemadi, jika PKB Provinsi Papua tidak melakukan fit and propertest di Papua, tetapi hanya melakukan pendalaman materi saja.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah PKB Provinsi Papua, Yakobus Wenda menilai sebagai anak gunung yang punya semangat untuk maju, tentu pihaknya sangat bangga dan memberi apresiasi terhadap JWW.

“Jadi, kami sangat bangga. Proses mekanismenya yang sudah disampaikan, kami terima berkasnya,” imbuhnya.
Usai menyerahkan berkas, John Wempi Wetipo yang akrab disapa JWW ini, mengakui telah mendaftar ke sejumlah partai. Hanya saja, tinggal PKB, PAN, PKPI dan Partai Demokrat yang belum mendaftar.

“Jadi, untuk melamar ke PKB sudah kami lakukan, sehingga tinggal sisa tiga partai lagi,” kata JWW kepada wartawan.
Rencananya JWW akan langsung mendaftar ke pusat untuk ketiga partai, diantara DPP PAN, DPP PKPI dan DPP Partai Demokrat.

Untuk PKB ini, menurut JWW, memiliki tiga kursi di DPR Papua, sehingga sangat signifikan sebagai partai koalisi dalam mendukung pencalonannya sebagai gubernur Papua.

“Jika PDI Perjuangan ditambah PKB berarti sudah 10 kursi. Maka jika ditambah PPP yang memiliki 1 kursi saja, itu sudah memungkinkan untuk lolos sebagai calon gubernur. Apalagi, dengan tambahan partai lain,” katanya.

Yang jelas, kata JWW, pihaknya tengah berupaya berjuang dan melobi semua partai untuk mendukung pencalonannya sebagai gubernur Papua.

“Mudah-mudahan apa yang kita daftarkan ini, bisa mendapatkan hasil yang lebih baik. Yang jelas, mau lawan kotak kosong kah, lawan otak kosong kah, nanti kita lihat saja,” tandasnya.

Ditanya rencana pendaftaran ke DPP Partai Demokrat, DPP PAN dan DPP PKPI? JWW mengatakan, jika semua urusan sudah selesai di Papua terutama fit and propertest pada semua partai, maka pihaknya akan mendaftar langsung ke pusat.

“Jika urusan di Papua sudah beres, ya langsung ke Jakarta untuk mendaftar. Soal urusan diterima atau tidak diterima, kan itu urusan belakangan, yang penting kita mendaftar terlebih dahulu. Jangan kita menyerah sebelum bertempur,” katanya.

Soal pernyataan dari pengurus PKB Papua, jika mengikuti koalisi nasional bersama PDI Perjuangan, JWW mengatakan jika hal itu secara konsisten dilaksanakan, tentu pihaknya tentu berterima kasih.

“Kalau PKB sampaikan ikut koalisi secara nasional, berarti PDI Perjuangan jatuh ke saya, berarti semua ikut toh. Kalau itu terjadi, berarti partai lain juga, sama seperti Hanura, Golkar dan Nasdem. Saya pikir jika ada wacana kotak kosong, nanti kita lihat lah,” imbuhnya. (***)