Pemkot Jayapura Gelar Halal Bil Halal Bersama TNI, Polri, DPRD dan Masyarakat

0
45

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Masih dalam semangat Hari Raya Idul Fitri 1438H dan untuk menumbuh kembangkan keimanan, ketaqwaan kepada Allah swt dalam rangka membangun kebersamaan dalam perbedaan guna mewujudkan Kota Jayapura yang lebih baik, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura mengelar Halal Bilahal bersama TNI, Polri, DPRD dan seluruh masyarakat Kota Jayapura di GOR (gedung olahraga) Waringin Kotarajaa, Sabtu (15/7/2017).

Ketua panitia pelaksana, Ketty Kailola mengatakan tujuan digelarnya acara ini diantaranya, pertama, untuk membangun silaturahmi yang harmonis antara Pemkot Jayapura dan masyarakat dalam rangka mewujudkan visi dan misi Pemkot Jayapura. Kedua, membuka kesadaran masyarakat muslim untuk berpartisipasi secara aktif dalam mendukung pembangunan yang digerakkan oleh pemerintah. Ketiga, memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh komponen masyarakat bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan sudah merupakan kodrat dari ilahi jadi bukan untuk dipertentangkan tapi untuk dipersandingkan guna untuk saling menghargai, memahami dan menghormati sehingga terwujudnya masyarakat kota yang modern.

Lanjutnya, sesuai dengan visi dan misi Pemkot Jayapura dan perkembangan kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, pihaknya mengangkat tema: memperkokoh keimanan dan ketaqwaan dalam meningkatkan hubungan toleransi antar umat beragama di Kota Jayapura untuk terwujudnya Kota Jayapura yang beriman, bersatu, mandiri, sejahtera dan modern berbasis kearifan lokal.
Sementara itu, Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tommy Mano, MM., dalam sambutannya menyampaikan selamat bagi umat muslim di Kota Jayapura yang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan selama 1 bulan yang berjalan aman, tertib dan damai.

“Satu bulan umat muslim menjalankan ibadah puasa, merupakan bentuk ibadah yang teramat berat dalam menahan makan dan minum sejak fajar terbit sampai terbenamnya matahari,” kata Mano.
Dikatakan, Jayapura merupakan ibu Kota Provinsi Papua, sehingga dirinya menjaga kota ini menjadi bagian integral Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati tak bisa diganggu gugat oleh siapapun.

“Kota Jayapura jadi cerminan di Indonesia bahwa toleransi kerukunan umat beragama di tanah Papua masih tetap terjaga. Selama umat muslim menjalankan sholat Id di Jayapura. Dimana umat Nasrani yang mengawal pengamanan sholat Id tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Mano mengajak seluruh masyarakat di Kota Jayapura, khususnya umat muslim yang setelah sebulan menjalankan ibadah puasa untuk membersihkan diri dosa kepada Tuhan-nya, serta saling memaafkan sesama umat manusia.

“Untuk mewujudkan Kota Jayapura beriman, bersih dan indah hal itu merupakan tanggungjawab kita bersama untuk menjaga kota ini agar tetap hidup rukun maupun damai,” imbuhnya.
Selain itu, menjaga kebersamaan keberagaman suku, ras agama di tanah Papua, walaupun kita berbeda-beda tetapi utuh untuk selama lamanya. Paling utama adalah saling menghargai, menghormati dan mengasihi.

“Saya berharap seluruh masyarakat Kota Jayapura, agar senantiasa terus mendukung program pemerintah daerah sehingga program kerja bisa tercapai kedepan pembangunan kota ini, semakin baik,” harap dia.
Tidak hanya itu, tambahnya tanpa adanya dukungan dari seluruh komponen masyarakat, maka program kerja pemerintah daerah tidak akan berjalan secara optimal. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)