GKI PNIEL Bantu 50 Bangku ke GKI Via Dolorosa Tobati

0
98
Suasana Penatua, Benhur Tomi Mano bersama warga jemaat GKI Pniel Kotaraja, saat bersama menuju Kampung Tobati. (Foto Facebook Widya Kusmayanti Bebena)
Suasana Penatua, Benhur Tomi Mano bersama warga jemaat GKI Pniel Kotaraja, saat bersama menuju Kampung Tobati. (Foto Facebook Widya Kusmayanti Bebena)

Bantuan Tersebut Sebagai Wujud Terimakasih Jemaat Mula – Mula dari Via Dolorosa Tobati ke PNIEL Kotaraja

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Guna membantu pelayanan dalam pemberitaan Injil di tanah Papua, Gereja Kristen Injil (GKI) Jemaat Pniel menyerahkan bantuan kursi kayu sebanyak 50 buah dan satu unit mimbar ke Gereja GKI Jemaat Via Dolorosa Kampung Tobati, bertempat di Gedung Gereja GKI Via Dolorosa, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur dan terimakasih, karena jemaat mula – mulaa GKI Pniel Kotaraja berasa dari Tobati. Minggu (16/7/2017).

Dalam sambutannya Wakil Ketua Majelis Jemaat GKI Pniel Kotaraja, Penatua, DR. Benhur Tommy Mano, MM., menyampaikan Gereja GKI Pniel tidak bisa melupakan Gereja GKI Via Dolorosa Tobati, karena jemaat GKI Via Dolorosa Tobati yang melahirkan jemaat GKI Pniel Kotaraja hingga jemaat GKI Pniel maju.

“Bahkan kini berkembang dalam pelayanan Tuhan di Kotaraja yang saat ini warga jemaatnya berjumlah 5.000 lebih dan 156 majelis, yang terbagi dari Wyk 1 sampai Wyk 16,” ujar Benhur Tomi Mano.

DR. Benhur Tomi Mano, MM., Saat foto bersama majelis jemaat GKI Via Dolorosa Kampung Tobati. (Elsye Sanyi)

Penatua BTM, yng juga Wali Kota Jayapura ini, menyampaikan, bahwa hingga jemaat GKI Pniel merupakan jemaat yang terbesar, yang juga memberikan kontribusi sangat besar bagi Klasis Kota Jayapura dan juga bagi Sinode GKI di Tanah Papua.

Mewakili Ketua Majelis Jemaat GKI Pniel Kotaraja, Mano mengatakan warga jemaat dan majelis GKI Pniel telah melakukan rapat majelis dan ia menuturkan informasi bahwa jemaat GKI Via Dolorosa di Tobati membutuhkan kursi.

“Maka Ketua Majelis Jemaat GKI Pniel telah memerintahkan bendahara jemaat untuk merapikan dan mengecat kursi-kursi dengan bagus, dan telah di antar ke Gereja GKI Via Dolorosa Tobati,” katanya.

“Kursi kayu ini merupakan inventaris jemaat GKI Pniel dan telah dicatat dalam buku inventaris jemaat, maka itu pada hari ini, saya mewakili Ketua Majelis jemaat GKI Pniel dan juga Ketua Majelis jemaat GKI Via Dolorosa kita akan tanda tangan berita acara inventaris gereja Pniel yang telah dipindahkan ke Gereja GKI Via Dolorosa Tobati,” ujarnya.

Suasana Pemandangan di Kampung Tobati. (Elsye Sanyi)

Pada kesempatan baik itu, Tomi Mano juga menyampaikan pesan Ketua Majelis Jemaat GKI Pniel Kotaraja kepada warga jemaat GKI Via Dolorosa Tobati, diantaranya, pertama, GKI Pniel tidak akan lupa dengan jemaat GKI Via Dolorosa Tobati yang sebagai ibu yang melahirkan dan memberi nama GKI Pniel.
“Kedua agar kursi-kursi yang diserahkan ini dapat digunakan dengan baik sebagai tempat duduk untuk kita beribadah, memuji dan membesarkan nama Tuhan,” ucapnya.

Lanjutnya, Ketua Majelis Jemaat Pniel Kotaraja juga berpesan, agar jangan kita lupa Tuhan, dalam beribadah baik ibadah Minggu Raya, ibadah keluarga, ibadah Persekutuan Kaum Bapak, ibadah Persekutuan Wanita, ibadah Persekutuan Anggkatan Muda dan ibadah Persekutuan Anak dan Remaja.

“Dan juga kami terima kasih kepada Paduan Suara jemaat GKI Via Dolorosa Tobati yang telah mengisi puji-pujian pada peresmian dan pentahbisan gereja GKI Pniel Kotaraja lalu,” pungkasnya.

Penatua, Benhur Tomi Mano, saat menandatangani berita acara penyerahan bantuan dari aset GKI Pniel Kotaraja ke Jemaat GKI Via Dolorosa Tobati. (Elsye Sanyi)

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GKI Via Dolorosa Tobati, Pdt. Min Ayamiseba, S.Th., menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya dan terus mendoakan jemaat GKI Pniel, agar dapat melahirkan banyak pemimpin-pemimpin di negeri ini untuk memperluas pekerjaan Tuhan dan banyak jiwa yang diselamatkan.

Adapun acara penyerahan bantuan ini diawali dengan ibadah minggu raya dengan pengkhotbah Pdt. Min Ayamiseba S.Th. yang mengangkat tema Pemanggilan murid sebagai pelaksana dan penggerak strategi misi Kristus dikutip dari Kitab Yohanes 1:35-42. (Elsye Sanyi /Koran Harian Pagi Papua)