PSU Kabupaten Jayapura Tidak Boleh Terulang Kedua Kali

0
35
PEMILU KOTA JAYAPURA, 15 FEBRUARI 2017 LALU.(LintasPapua.com)

Suasana Warga Saat Ikut Pencoblosan pada Pemilukada 15 Februari 2017 lalu ( Eveerth /LintasPapua.com)
SENTANI (LINTAS PAPUA) – Pemungutan Suara Ulang (PSU) di wilayah Kabupaten Jayapura, yang direncanakan oleh penyelenggara KPU, yakni pada Rabu (9/8/2017) mendatang, sehingga diharapkan untuk tidak boleh terulang kedua kalinya.

Harapan tersebut disampaikan oleh Ondoafi Bambar, Origenes Kaway, S. Th, dan juga, sebagai anggota Komisi IV, Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Jumat (14/7/2017) Kemarin, di Café Kedai Kopi Kampoeng Sentani, Kabupaten Jayapura.

Menurut Origenes, dasar dilakukannya PSU bukan karena kesalahan masyarakat tapi kesalahan Oknum penyelenggara.

“Maka dari itu, setelah penyelenggaraan PSU Agustus mendatang, tidak boleh lagi kesalahan kedua kalinya yang bisa menyebabkan PSU. Karena sebelumnya, pada (15/2) bulan lalu, masyarakat sudah memberikan hak suaranya. Untuk itu, PSU tidak boleh lagi dilakukan,”harapnya.

Lebih lanjut pinta Origenes, seluruh elemen di Kabupaten Jayapura harus menjaga netralitas didalam pelaksanaan PSU ini.

“Baik itu, ASN, TNI-Polri terlebih kepada tokoh adat dan masyarakat adat untuk bermain secara professional karena peran penting, terletak dipundak masyarakat adat,” katanya.
Di PSU nanti, katanya, adat akan menentukan nasib serta jati dirinya juga nasib rakyat selama lima tahun kedepan.
“Jika salah memilih, maka akan menjadi korban,”jelasnya.

“Dan Ingat, pilihlah pemimpin terbaik, yang sudah menyatakan keberadaan masyarakat adat, dan yang kualitasnya sudah terbukti dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura,”sambungnya.

“Supaya, pilihan yang sudah kita berikan melalui PSU ini, tidak menjadi perjuangan yang sia-sia tetapi menjadi pilihan yang mempunyai nilai kontribusi tinggi untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jayapura lima tahun kedepan,”tutup Origenes. (Irf /Koran Harian Pagi Papua)