Pemprov Papua Akui Terima Keluhan Penerimaan Siswa Baru Via Online

0
3
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua, Elia Loupatty (Erwin)

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua, Elia Loupatty (Erwin)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Provinsi Papua mengakui banyak menerima keluhan terkait penerimaan siswa baru via online, yang baru saja berjalan beberapa waktu.

Hal ini disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua, Elia Loupatty, saat dimintai keterangan di Jayapura, Jumat (14/7/2017), kemarin.

Menyikapi hal itu, ia mengimbau pihak sekolah untuk lebih dahulu melakukan sosialisasi kepada orang tua dan siswa baru sebelum membuka pendaftaran, supaya tak terjadi kesalahpahaman di lapangan.

“Memang beberapa akhir pekan lalu kami sering mendengar keluhan dari para ada orang tua yang tidak memahami atau bahkan belum mengetahui secara pasti penerimaan secara inline ini. Mereka pun belum tahu kondisi sekolah, sehingga tak jarang muncul komentar miring”.

“Makanya, usul saya sebaiknya sebelum dibuka pendaftaran, disosialisasikan dulu sehingga bisa meminimalisir komentar miring dari masyarakat. Sebab yang jelas pendaftaran yang dilakukan harus sesuai dengan aturan perundang-undangan,” jelasnya.

Elia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua akan memberi perhatian khusus terhadap masa-masa penerimaan siswa baru yang sementara berjalan saat ini. Sehingga dalam waktu dekat pihaknya akan meminta instansi terkait untuk memonitor pelaksanaan penerimaan online di Bumi Cenderawasih.

“Intinya harus ada keterbukaan dalam penerimaan siswa baru ini. Sehingga guru-guru juga nanti yang bekerja bisa sepenuh hati bersama timnya. Sebab jangan sampai mereka disudutkan karena penerimaa online ini”.

“Kemudian hal yang tak kalah penting adalah memahami apa yang menjadi tanggung jawab negara dan orang tua. Supaya tidak keluar sebutan pungutan liar (pungli), karena memang ada kewajiban yang harus dibayar para orang tua. Tapi sekali lagi semuanya diatur dalam UU,” jelasnya.

Sebelumnya, Sekda Papua berharap proses penerimaan siswa baru secara online pada tahun ajaran 2017-2018, tak memunculkan masalah yang pada akhirnya mempersulit masyarakat untuk melakukan pendaftaran.

“Karena itu, kita harap sebelum dilakukan pendaftaran ada baiknya dikomunikasikan antara komite dan perwakilan orang tua juga dengan pihak sekolah. Sehingga mampu meminimalisir hal-hal yang tak diinginkan,”imbaunya

Pihaknya berharap, proses penerimaan siswa baru ini dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak memunculkan masalah baru sehingga tidak ada yang tertinggal . (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)