Seminggu di Medan Bersama KK Besar Paulus Waterpauw

Kebersamaan Saat Bersama Irjen Pol Paulus Waterpauw. (Foto Pribadi AM)

Oleh : Amir Madubun.

Selama seminggu mendampingi kaka Besar Irjen. Paulus Waterpauw di Medan Sumatera Utara sebagai Kapolda yg baru dan sebagai OAP pertama yg menjabat Kapolda di Daerah lain dalam institusi Polri, tentu sangat membanggakan dan spektakuler sejak Papua Integrasi dalam NKRI.

inilah bentuk dari komitmen institusi Polri yang dipimpin oleh Jenderal Tito Karnavian yang telah mempercayakan Sang Jenderal kk Besar untuk memimpin institusi Polri di Daerah yg dikategorikan sebagai tipe Polda A+ yakni Polda Sumatera Utara.

Walaupun saya bukan Asli Papua, akan tetapi melihat secara langsung dan mendampingi kk Besar dalam beberapa hari ini di Medan bertemu dengan sejumlah Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan OKP, terlihat suasana penuh kekeluargaan dan keakraban dengan Kapolda Sumut yg baru. Sebagai orang Papua walaupun bukan Asli, akan tetapi saya bangga skaligus terharu dengan melihat secara langsung bagaimana Sang Jenderal kk Besar mampu menunjukan kapasitasnya sebagai seorang Pemimpin Polri yang handal, cekatan dan rendah hati.

Banyak cerita mereka bagaimana gaya kepemimpinan Kapolda Sumut yang baru ini sangat berkesan dan rendah rendah hati mau mendengar serta memberikan nomor handphone beliau kepada masyarakat utk setiap saat dapat berkomunikasi secara langsung terkait dengan berbagai persoalan kamtibmas maupun masukan dan saran utk perbaikan kinerja Polri Sumatera Utara untuk melayani masyarakat.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, bersama tokoh agama di Medan (Foto Pribadi AM)

Pola kepemimpinan dan perilaku kk Besar yang mau duduk dengar serta turun meninjau langsung baik di pos polisi perbatasan Sumut-Aceh maupun Polsek terkait dgn antisipasi jalur perdagangan barang dan jasa maupun Narkoba serta berbagai permasalahan lainnya yang selama ini kurang mendapat perhatian dan penanganan yang serius dari Polda Sumut, ternyata dengan Kapolda Sumut kk Besar semuanya dikunjungi serta memberikan instruksi kepada anak buahnya utk senantiasa siaga dalam mengantisipasi kegiatan dimaksud termasuk mengantisipasi teroris di Sumut.

Model dan gaya kepemimpinan Kapolda Sumut ini ternyata membawa harapan serta angin segar positif bagi masyarakat terutama Tokoh – tokohnya yang berharap kedamaian dan ketertiban di Sumut.

Ada cerita menarik ketika kemarin mengunjungi perbatasan Sumut-Aceh, ada sebuah kedai kopi yang sangat sederhana tempat ngopi sopir – sopir truk yang melintasi Sumut-Aceh maupun Sumut dan daerah lain, kedai kopi yang sederhana itu tanpa disadari di datangi Kapolda dan beliau memesan Kopi, akhirnya kita semua ikut memesan, pemandangan ini unik bagi masyarakat sekitar termasuk kendaraan yang melintas menjadi tontonan yang menarik seolah orang tidak percaya Kepala Kepolisian mau duduk ngopi di tempat yang sangat sederhana.

Akhirnya masyarakat sendiri mulai menilai bahwa pemimpin Kepolisian seperti inilah yang selama ini Kami masyarakat rindukan dan harapkan.

Cerita ini tanpa mereka sadari didengar oleh kami karena kebetulan kami berbaur dengan masyarakat.

Dari cerita yang singkat ini jelas membuktikan bahwa Orang Asli Papua juga memiliki kecakapan dan kemampuan untuk memimpin tidak hanya di Papua, tetapi juga di daerah lain.

Irjen Pol. Paulus Waterpauw, saat bersama sejumlah anak buahnya saat berada di lapangan di Medan. (Foto Pribadi AM)

Olehnya itu, kepada Pemerintah Pusat, sangat diharapkan memberikan peluang dan kesempatan tidak hanya di Polri tapi tentu diseluruh institusi negara yang ada, agar diberikan perhatian dan kesempatan kepada Putra-Putri Asli Papua utk menunjukan kemampuannya dalam memimpin sebuah institusi negara di luar Papua.

Demikian, Medan, Kamis, 13 Juli 2017
A. M Madubun.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...