Pemkot Jayapura Siap Operasikan 5 Bus BRT Layani Masyarakat

0
3

Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Elby Uneputty, A. Md., di Kantor Wali Kota Jayapura. (Elsye Sanyi)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Sebagai wujud dari fungsi pemerintah yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakatnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Perhubungan akan segera mengoperasikan lima unit Bus Rapid Transit (BRT) pada tanggal 15 Agustus 2017 mendatang.

“Sesuai dengan permintaan Bapak Walikota, kelima BRT ini harus segera dioperasikan sekitar 15 Agustus 2017, dan kami pun bertekad agar bus tersebut harus difungsikan secepatnya untuk membantu masyarakat. Karena masyarakat umum membutuhkan angkutan yang baik dan nyaman,” Kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Elby Uneputtty, A. Md., kepada Harian Pagi Papua, di Kantor Walikota, Jumat (7/7/2017).

Dalam pengoperasiannya, BRT ini juga difasilitasi dengan Air Conditioner (AC), peta atau denah rute perjalanan, dan dapat menampung dari 20 hingga 30 penumpang. BRT ini merupakan bus dengan sistem yang cepat, aman. Serta keunggulan lainnya yakni tariff murah dan tepat waktu sehingga akan diminati masyarakat. Selain itu, diharapkan dapat mengurangi kecelakaan lalu lintas dan masyarakat juga merasa nyaman saat menggunakan jasa BRT tersebut.

Port Numbay, sebutan
lain dari Kota Jayapura, kini menjadi Smart City atau Kota Cerdas, karena adanya lingkungan yang bersih, yang terus dikerjakan Pemerintah Kota Jayapura.. (Eveerth /LintasPapua.com)

Menurut Elby, BRT dikhususkan melintas pada jalan raya utama saja dan akan berhenti di tempat-tempat perhentian tertentu seperti di halte-halte di jalur utama sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas atau aktifitas angkutan umum lainnya. Misalnya angkutan umum Jalur Abe-Kotaraja dapat mengangkut penumpang ini dari halte tersebut ke Cigombong, begitu juga dengan angkutan umum jalur Abe-Waena dapat mengangkut penumpang dari jalur utama ke Perumnas III, jadi angkutan umum lainnnya tidak akan terganggu bahkan hal ini akan sangat membantu para supir yang lain juga.

“Kelima BRT ini akan dipusatkan di Terminal Mesran dengan rute dua koridor, yakni Terminal Mesran – Angkasa, memakai dua unit BRT dan Terminal Mesran – Abepura juga dua unit BRT sedangkan satu nya lagi sebagai cadangan. Jam operasi BRT dimulai sejak pagi hingga pukul 22.00 WIT dan akan dikenakan tariff sebesar Rp 5.000, rute jauh-dekat tetap bayar harga yang sama,” terangnya.

Selain itu, Elby menyampaikan perwakilan Bank Dunia akan datang ke Jayapura di bulan Agustus 2017 untuk membantu pihaknya mensurvei koridor-koridor tersebut, karena nantinya Pemkot Jayapura akan diberi bantuan lagi sebanyak 20 unit BRT. (Elsye Sanyi /Koran Harian Pagi Papua)