BBMKG Gandeng 4 Universitas di Papua Perkuat SDM Analisa Bencana

73

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura, melakukan penandatanganan Mou, kerja sama dengan empat Universitas atau perguruan tinggi yang ada di Papua, guna memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang analisa bencana.

Penandatangannan Mou antara BBMKG dengan 4 Universitas itu di antaranya Universitas Cenderawasih (Uncen), Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), Universitas Yapis Papua (Uniyap), dan Universitas Ottow Geissler, juga melibatkan Pemerintah Provinsi Papua, yang di gelar di Fave hotel Jayapura, Selasa siang (11/7/2017).

Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura, Slamet Suyitno Raharjo mengatakan, kerjsama tersebut adalah lanjutan setelah sebelumnya BBMKG sudah pernah membuat kerjasama serupa dengan Uncen di tahun 2007,2009,2010, 2012 dan terakhir pada tahun 2015.

“Kerjsama ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan BBMKG di Papua, seperti di pegunungan tengah yang sering terjadi bencana longsor, namun sampai saat ini BBMKG belum bisa menempatakan SDM di sana dan itu sangat kita perlukan kerjasama dengan pihak Pemerintah, dalam hal ini kami mulai dengan Biro Otsus,” ujar Slamet.

Slamet berharap, melalui perjanjian kerjasama tersebut selanjutnya dapat di tindaklanjuti bersama untuk mewujudkan cita-cita membangun masyarakat di Papua yang aman, nyaman serta dapat memahami juga mengetahui dan mengantisipasi bencana yang di akibatkan oleh faktor cuaca dan gangguan alam.
Sementara itu, Rektor Universitas Cenderawasih, Dr. Onesimus Sahuleka, SH, M.Hum, yang mewakili para rektor di Kota Jayapura, mengatakan, bahwa dunia pendidikan perguruan tinggi perlu melaksanakan tugas dan tanggung jawab penting yang meliputi 3 bidang yakni, pengajaran, penelitian dan pengabdian.
“Ini harus menjadi prioritas utama dan berguna bagi pembangunan di Indonesia khususnya di Papua. Artinya ini dapat memberikan kontribusi pembangunan di Papua dalam segala aspek. Oleh karena itu, ini bagian dalam rangka untuk menyiapkan semua sumber daya manusia, khususnya di tanah Papua,” kata Dr. Onesimus Sahuleka, SH, M.Hum.

Ia mengharapkan, kedepan semua dapat bersinergi untuk membangun Tanah Papua, berdasarkan kerjasama yang nantinya akan di lanjutkan, tanpa memandang Mou yang sudah di buat sebagai payung hukum saja, tetapi bagaimana MoU yang sudah di buat bisa di konkritkan melalui kerjasama yang lebih intens lagi.

“Dengan adanya keterlibatan dunia pendidikan tinggi khususnya di Papua ini kami yakin pembangunan di bidang BBMKG bisa berhasil,” cetusnya.

Penandatanganan MoU tersebut juga mendapatkan apresiasi dari Simon Itlay selaku Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum yang mewakili Gubernur Papua, Lukas Enembe.

“Mencermati hal tersebut kami menyambut baik dan mengapresiasi kerjasama dengan BBMKG. Besar harapan pemerintah daerah agar kerjasama ini dapat meningkatkan SDM di Tanah Papua dan tenaga handal dalam bidang meteorologi dan klimatologi,” tuturnya. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)