Solusi Hijau Indonesia untuk Perubahan Iklim Pada COP23 UNFCCC 2017

0
67
Ilustrasi Hutan Sagu Disekitaran Danau Sentani di Kampung Ayapo (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

JAKARTA (LINTAS PAPUA) – Menuju pelaksanaan Conference of the Parties (COP)-23 United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Bonn tanggal 6-17 November mendatang, Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) melaksanakan pertemuan persiapan antar stakeholders di Jakarta, (06/07/2017).

Pertemuan ini dikawal oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) sebagai National Focal Point (NFP) Indonesia.

Direktur Jenderal PPI, Dr. Nur Masripatin, menyampaikan bahwa pertemuan COP kali ini agak berbeda dengan sebelumnya, yaitu satu konferensi dalam konsep dua zona (“One Conference, Two Zones Concept”). Dua agenda utama COP-23 yaitu perundingan (negosiasi) dan non perundingan.

“Secara umum, misi delegasi Indonesia pada COP-23 yaitu memastikan kepentingan Indonesia terakomodir dalam hasil pembahasan pengaturan rinci Modality, Procedure, and Guidelines (MPGs) untuk pelaksanaan Paris Agreement”, ujar Nur Masripatin. (***)