Inilah Sebagian Kesiapan Papua Menuju PON XX 2020 di Papua

0
2
Sebelummya, Gubernur Papua didampingi Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Yusuf Yambe Yabdi , di lokasi dimulainya pembangunan stadion utama di Kampung Harapan, sebelumnya.. (ISTIMEWA)

Gubernur Papua didampingi Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Yusuf Yambe Yabdi , di lokasi dimulainya pembangunan stadion utama di Kampung Harapan, sebelumnya.. (ISTIMEWA)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Provinsi Papua memastikan perencanaan Pekan Paralimpik Indonesia (Peparnas) yang merupakan suatu ajang kompetisi menyerupai Pekan Olahraga Nasional (PON) bagi atlet penyandang disabilitas, dirampungkan paling lambat September 2017 mendatang, hal ini sebagai kesiapan menjelang PON XX 2020 di Bumi Cenderawasih.

Hal demikian disampaikan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Yusuf Yambe Yabdi, Jumat (7/7/2017) kemarin di Jayapura.

“Soal anggaran Peparnas memang belum kami rampungkan. Tapi kita optimis perencanaan Peparnas paling lambat September sudah bisa selesai. Sehingga bidang-bidang dalam kepanitiaan bisa punya waktu untuk pelaksanaan Peparnas dan PON XX 2020 ditanah ini,” tutur dia.

Sementara ditanya soal nilai anggaran Peparnas, lanjut Yusuf, bila merujuk pada PON XIX 2016 Bandung, sekitar 25 persen dari nilai pembiayaan Pekan Olahraga Nasional ke XX 2020 di Papua.

“Kalau anggaran PON XX di Papua kan untuk penyelenggaraannya saja mencapai Rp 4 triliun. Jadi nanti 25 persen dari nilai anggaran ini akan digunakan untuk menyelenggarakan Peparnas. Tapi kita tetap akan berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah serta Inspektorat Provinsi Papua, guna melihat apakah masih ada pemberlakuan rasionalisasi atau tidak,” katanya.

Gubernur Papua didampingi Sekretaris KONI Papua, Yusuf Yambe Yabdi di lokasi dimulainya pembangunan stadion utama di Kampung Harapan, sebelumnya.. (ISTIMEWA)

“Sebab yang jelas sejauh ini kita sudah berupa menyiapkan master plan PON XX dan sudah rampung. Dengan harapan bisa segera ditindaklanjuti oleh bidang-bidang sebelum diserahkan ke Kementerian Sekertaris Negara untuk dirapatkan bersama Presiden Jokowi,” jelasnya.

Sebelumnya, draft master plan Pekan Olahraga Nasional 2020, resmi diserahkan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang masuk dalam bidang kepanitian PON maupun perwakilan lima wilayah.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua Yusuf Yambe Yabdi berharap, dengan diterimanya master plan pon tersebut, diharapkan kepada SKPD segera merespon dengan memberikan tanggapan paling lambat selama empat hari kedepan.

Menurut dia, bila sesuai rencana, master plan PON 2020 Papua akan diserahkan dalam bulan ini kepada Menteri Sekretaris Negara untuk dipelajari. Dengan demikian, diharapkan pembahasan bersama Presiden dalam rapat terbatas dapat berjalan dalam bulan ini juga, sehingga kita dapat segera menyiapkan sarana dan pendanaan PON dan Peparnas 2020 di Papua.

Ilustrasi Sejumlah Atlet Papua perahi prestasi emas di PON XIX 2016 lalu di Jawa Barat . (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

“Oleh karena itu, sekali lagi saya minta harus segera dituntaskan. Makanya kita harap dan optimis supaya tahun ini bisa segera rapat bersama Presiden. Kemudian dalam tahun ini juga kita harap bisa segera diterbitkan Keputusan Presiden tentang dukungan dan pendanaan PON bagi Papua,” jelasnya. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)