Pemkot Jayapura Rangkul 500 Tenaga Kerja Bersihkan Kota

0
354
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat dijumpai di Aula Sian Soor Kantor Walikota Jayapura,. (Elsye Sanyi)

Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat dijumpai di Aula Sian Soor Kantor Walikota Jayapura, Rabu (5/7/2017). (Elsye Sanyi)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dengan perkembangan jumlah penduduk di Kota Jayapura yang saat ini hampir mencapai 500.000 jiwa, dan juga turut bertambahnya sampah rumah tangga dan sampah lainnya, Walikota Jayapura, DR. Benhur Tommy Mano, MM., telah menyiapkan dan mempekerjakan tenaga kerja kebersihan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura sebanyak 500 tenaga kerja. Guna menata lingkungan yang lebih asri dan indah serta menjaga kebersihan di wilayah Kota Jayapura.

Hal ini dikatakan Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat dijumpai di Aula Sian Soor Kantor Walikota Jayapura, Rabu (5/7/2017), sekaligus menjelaskan, bahwa tenaga kebersihan itu tersebar di 14 kampung, 5 distrik, 25 kelurahan dan 1.023 RT/RW di Kota Jayapura.

“Sehingga saat bekerja, mereka di bagi dalam dua shift kerja, di jam 04:00 subuh dan jam 15:00 sore. Mereka bekerja sebagai penyapu jalan dan pengangkut sampah ke dalam truk,” ujar Benhur Tomi Mano.

“Kami telah membuat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2011 tentang penyelenggaraan kebersihan. Demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Pemkot juga telah melakukan sosialisasi Perda tersebut. Bagi warga yang tidak mematuhi Perda tersebut, akan di kenakan sangsi. Kami sudah melakukan razia dan kami juga telah memeberikan sangsi kepada pelanggar,” ucapnya.

KOTA JAYAPURA, Mari Kita Jaga Kebersihan Kota Dimana Kita Berada.
(LintasPapua.com))

Ditambahkannya, Kota Jayapura sebanyak lima kali telah mendapatkan piala Adipura, dan tahun ini akan mendapatkan piala Adipura yang ke-enam. Oleh sebab itu, Mano mengajak warga Kota Jayapura untuk menjaga lingkungannya agar hijau dan bersih.
Mano berharap, agar bisa meningkatkan kinerja, menjaga keasrian dan kebersihan di wilayah Kota Jayapura. Karena menurutnya, membersihkan kota menjadi bersih, rapid an indah, bukan hanya semata-mata untuk memperoleh Adipura.

“Namun Adipura merupakan bukti bahwa masyarakat telah bekerja dan berprilaku baik dalam menata dan membersihkan lingkungan,” tuturnya. (Elsye Sanyi /Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here