Draft Master Plan PON XX 2020 Diserahkan ke SKPD

0
6
Sebelummya, Gubernur Papua didampingi Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Yusuf Yambe Yabdi , di lokasi dimulainya pembangunan stadion utama di Kampung Harapan, sebelumnya.. (ISTIMEWA)

Penyerahan draft master plan PON XX 2020 oleh Sekda Papua, Hery Dosinaen kepada perwakilan SKPD dan lima wilayah di Sasana Karya Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Senin kemarin. (Erwin)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Secara resmi, draft master plan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 diserahkan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun perwakilan lima wilayah. Penyerahan dilakukan oleh Sekda, Senin (3/6) di Sasana Karya Kantor Gubernur Dok II Jayapura.

Sementara itu, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Yusuf Yambe Yabdi berharap, dengan diterimanya master plan pon tersebut, diharapkan kepada SKPD segera merespon dengan memberikan tanggapan paling lambat selama empat hari kedepan.
“Tujuannya untuk Kepala SKPD melakukan koreksi lalu dikembalikan kepada kita dan diperbaiki, sebelum diserahkan kepada Menteri Sekertaris Negara (Mensekneg). Makanya, kami mendorong ini harus segera dituntaskan supaya proses ini bisa secepatnya tuntas,” tutur dia.

Menurut dia, bila sesuai rencana, master plan PON 2020 Papua akan diserahkan dalam bulan ini kepada Menteri Sekretaris Negara untuk dipelajari. Dengan demikian, diharapkan pembahasan bersama Presiden dalam rapat terbatas dapat berjalan dalam bulan ini juga, sehingga kita dapat segera menyiapkan sarana dan pendanaan PON dan Peparnas 2020 di Papua.

“Oleh karena itu, sekali lagi saya minta harus segera dituntaskan. Makanya kita harap dan optimis supaya tahun ini bisa segera rapat bersama Presiden. Kemudian dalam tahun ini juga kita harap bisa segera diterbitkan Keputusan Presiden tentang dukungan dan pendanaan PON bagi Papua,” jelasnya.

Gubernur Papua didampingi Sekretaris KONI Papua, Yusuf Yambe Yabdi di lokasi dimulainya pembangunan stadion utama di Kampung Harapan, sebelumnya.. (ISTIMEWA)

Sebelumnya, untuk suksesi penyelenggaraan PON di Papua, pemerintah provinsi telah menggelontorkan anggaran Rp1.3 triliun untuk membangun stadion utama di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Sementara sebulan lalu, satu tiang pancang telah mengawali pembangunan Stadion Papua Bangkit tersebut, yang diproyeksikan mampu menampung 40 ribu penonton saat PON.

Penancapan satu tiang pancang ini secara simbolis dilakukan Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty didampingi Asisten bidang Umum Sekda Papua, Elysa Auri, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Yusuf Yambe Yabdi, Kepala Dinas Kominfo, Kansana Salle, Kadis Peternakan, Petrus Pasereng, Kepala Biro Tata Pemerintahan, Sendius Wonda, Kadis Ketahanan Pangan, Robert Purwoko, serta Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri , Suzana Wanggai.

Pengeboran awal untuk penancapan tiang pancang pembangunan Stadion Papua Bangkit di Kampung Harapan, oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Elia Loupatty., beberapa waktu lalu. (Erwin)

Disela-sela pencanangan tersebut, Elia Loupatty memastikan pelaksanaan PON 2020 tetap akan terlaksana di negeri ini. “Masyarakat Papua tak perlu ragu karena PON akan tetap digelar di Papua”.

“Sementara bila pembangunan stadion ini rampung, maka selama pelaksanaan PON di Indonesia, belum ada bangunan serupa yang diadakan dua tahun sebelum dimulainya perhelatan empat tahunan itu. Sehingga ini akan menjadi sejarah baru bagi Indonesia,” tuturnya. (Erwin / Harian Pagi Papua)