Inilah Kronologis Tanpa Ampun, Persipura Pulangkan Mitra Kukar 6 – 0

Suasana Pemain Mitra Kukar, saat berjuang depan gawang Persipura, namun hasilnya tetap nihil dan Persipura tanpa ampun kalahkan Mitra Kukar 6 – 0 di Lapangan Mandala (Foto Geis Muguri /Wartawan Olahraga Koran Harian Pagi Papua)

Tim Persipura berhasil menjawab kembali kepercayaan publik sepakbola tanah Papua, di bawa asuhan pelatih anyar Wanderley Machado da Silva Junior dengan menundukan Mitra Kukar 6-0 tanpa balas.

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Tim Persipura Jayapura berhasil kembalikan kepercayaan publik sepakbola tanah Papua, di bawa asuhan pelatih anyar, Wanderley Machoda da Silva Junior. Dengan menundukan Mitra Kukar 6-0 tanpa balas, di pekan ke 102 Liga I Gojek Traveloka, yang berlangsung di Stadion Mandala Senin (3/7/2017).

Boaz Solossa dan kawan – kawan, menunjukan permainan yang sangat enjoy, permainan cantik di peragakan oleh semua pemain yang turun pada pertandingan itu. Permainan menyerang ternyata sangat ampuh dengan apa yang di terapkan pelatih kepala Wanderley Machado da Silva Junior kepada semua pemain.

Yanpiter Nasadit yang mengisi kekosongan dari Imanuel Wanggai bermain cukup baik di laga itu, dirinya berhasil menjalankan instruksi yang di berikan oleh pelatih kepala Persipura Wanderley Machado da Silva serta di dukung senior-senior seperti Ian Luis Kabes dan Nelson Alom.

Pertandingan yang di pimmpin wasit Iwan Sukoco itu, berlangsung dengan tempo yang sangat tinggi, Persipura langsung mengambil inisiatif menyerang ke jantung pertahanan Mitra Kukar. Peluang demi peluang tercipta, anak-anak tim mutiara hitam berhasil membuat pertahanan Mitra Kukar yang di jaga Joko Ribowo, Sapuloh Maulana, Zikri Akbar dan Abdul Gamal, harus kocar kacir.
Alhasil alu penyerangan yang di ciptakan oleh pemain-pemain Persipura berhasil. Gol baru terjadi pada menit ke 9 melalui sundulan kepala Yan Piter Nasadit, setelah menerima umpan tendangan pojok Boaz Solossa.

Serangan demi serangan di lancarkan terus menerus, Mitra Kukar di serang habis-habisan, banyak peluang yang di terjadi di laga sore itu. Sektor Kanan yang dari Tinus Pae maupun Kiri yang di isi Ruben Sanadi. Permainan tim mutiara hitam terasa kembali kepada jalurnya. Umpan-umpan matang, baik lambung, dan datar berhasil nampak seperti dalam latihan tim.

Pemain muda Persipura Prisca Womsiwor benar-benar menunjukan kelasnya dengan menyumbangkan 2 gol di babak pertama masing-masinng pada menit ke 30 dan 35 hasil umpan Boaz Solossa, satu kartu kuning harus di terima Ian Louis Kabes menit ke 39. Mitra Kukar yang sudah tertinggal 3-0 mencoba untuk bangkit, tetapi sayangnya presure ketat membuat anak asuh Jafri Sastra itu kesulitan, hingga wasit Iwan Sukoco meniup pluit panjang tanda berakhirnya babak pertama.

Masuk babak kedua nampaknya Jafri Sastra mencoba strategi meredam, dengan memasukan pemainnya agar bisa mengimbangi permainan Persipura. Dirinya menarik keluar Marclei Cesar Chaves Santos dan memasukan Aldino Herdianto.

Persipura langsung tancap gas setelah menit ke 50 Addison Alves kembali mengoyak gawang Naga Mekes julukan Mitra Kukar dan merubah papan skor menjadi 4-0, hasil umpan Boaz Solossa. kapten Boaz Solosa kembali membobol gawang tim tamu dan memper besar devisit gol menjadi 5-0, setelah melakukan shoting keras dengan kaki kirinya meniit ke 56, setelah menrima, umpan Ruben Sanadi.

Baca Juga :  Hadir di Jayapura, Dhaceng Game Wahana Permainan Dengan Hadiah Menarik


Pemain muda Persipura Prisca Womsiwor benar-benar menunjukan kelasnya sebagai pemain muda yang mempunyai skil di atas rata-rata. Prisca Womsiwor kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah kembali memanfaatkan umpan Boaz Solossa menit 58 dan sekalgus menutup keunggulan tuan rumah menjadi 6-0. Hatrick pemain muda ini, langsung di sambut gembira manajemen bahkan semua penonton yang hadir di lapangan, menyaksikan langusng pertandingan tersebut.

Suasana Pemain Mitra Kukar dan Persipura saat berada di lapangan Mandala, Kota Jayapura. (Foto Geis Muguri /Wartawan Olahraga Koran Harian Pagi Papua)

Sementara itu, Pelatih Mitra, Kukar Jafri Sastra mengatakan, tim Persipura tampil sangat luar biasa di pertandingan sore ini.

”Dari semua aspek kami kalah, di pertandingan sore ini, sehingga skor yang tadi kita perkirakan, menjadi kekalahan terbesar,. Kami tidak berpikir tetapi harus menadapatkan hal itu, apapun hasilnya kita tetap menganggap ini adalah suatu pelajaran yang berharga bagi kami, untuk bisa tampil lebih baik lagi kedepan karena komptisi ini masih panjang,” akuinya kepada wartawan, Senin (3/7/2017).

Apa yang di alami oleh Persipura ketika mereka bertandang ke Makasar, mengalami kekalahan, namun itulah sepakbola. Jafri Sastra yang di tanya wartawan penyebab dari kekalahan timnya mengaku, menurunkan pemain pelapis yang jarang di mainkan. Ada 28 sampi 29 pemain Mitra Kukar yang seharusnya semuanya siap untuk bermain dalam situasi apapun setiap individu.

“Ini yang tadi saya bilang bahwa banyak aspek penyebab kekalahan tim kita, dari semua aspek dalam strategi sepakbola sore ini kalah dari Persipura,” ungkap Jafri.

Sementara itu pemain Mitra Kukar Joko Ribowo katakan, pertandinga ini Persipura bermain sangat luar biasa, mungkin ini pelajaran bagi tim kami untuk selnjutnya menghadapi Semen Padang, kita bisa lebih baik lagi.

Pelatih Persipura Wanderley Machado da Silva mengatakan, permainan ini sangat luar biasa, karena kami bermain dengan suasana keluarga, pemain muda mampu menciptakan gol Yanpiet dan juga Prisca Womsiwor yang sudah main cukup luar biasa. Pemain semua main dengan enjoy dan menikmati pertandingan.

“Pertama kita harus meminta terimaksih kepada Tuhan, karena dia bisa memberikan kita kemenangan besar hari ini dan semua pemain bisa melakukan tugas mereka dengan sempurna. Seperti di mana kita sudah tau peraturan dari PSSI. Kita turunkan pemain U:23 dan mereka membantu tim ini banyak. Pertandingan tadi sesuai dengan jalannya latihan yang kita lakukan,” ujar Wanderley.

Pemain semua mendegarkan arahan dengan baik, dan mampu menjaga konsentrasi, kita taub kalau semua pemain senior masuk bermain 100 persen tidak ada masalah. Mereka bisa melakukan tugas mereka dan bisa kita menang 6-0. “Debut saya dengan Persipura kali ini, merupakan hasil yang sangat luar biasa,bisa menang bersama tim ini, kita semua adalah satu keluarga besar sekarang,” paparnya.

Baca Juga :  Belanda “Tra Jadi”, lanjut BTM Siap Datangkan Pelatih Brasil

Di tanya terkait strategi apa yang di lakukan oleh Wanderley, dirinya mengaku semua itu sudah sesuai dengan program dan latihan yang kami tim pelatih berikan kepada semau pemain. Kalau kalian bisa datang dan melihat latihan kita, strategi itu yang kita terapkan. Umpan pendek, panjang dan lambung, semua pemain tadi memperagakannya di dalam lapangan.

“Kitav tau kami anak-anak Papua punya kecepatan, setiap tim yang datang sudah tentu, pasti akan memainkan permainan bertahan, tetapi kita bisa bermain cantik. Seperti yang pemain terapkan,”bebernya.

Disinggung terkait dua pemainnya yang tampil memukau dan mencetak gol, Wanderley menilai. Di mata saya sepakbola tidak mengenal umur yang di butuhkan adalah keberanian. Prisca Womsiwor, Osvaldo Haay dan pemain muda lainnya selalu menunjukan kemampuannya sehingga dua pemain kami bisa bisa di panggil timnas.

“Pemain muda mereka selalu menunjukan skil dan bukti bahwa mereka layak untuk masuk tim Persipura, kalau tidak layak pasti tidak ada di sini. Harus kita semua masyarakat Papua mendukung, anak-anak muda ini, bukan hanya mereka tetapi mendorong banyak pemain muda Papua untuk masuk di tim ini. Masyarkat harus mendukung mereka, kasih kepercayaan, kasih kesempatan pasti mereka bisa buktikan, seperti yang hari ini sudah kita lihat,” pungkasnya.

Persiapan selanjutnya kita akan mempersiapkan tim untuk menghadapi Persija pada tanggal 8 mendatang, kemenangan ini menjadi modal untuk hadapi tuan rumah Persija. di singgung Boaz Solossa yang sudah terlihat fisiknya menurun. Wanderley menegaskan sekarang peraturannya bukan 5 pemain muda lagi, dan sekarang hanya 3 pemain.

“Kita paksakan agar kondisi mereka tetap seperti biasa dan kembali ke performance mereka, bukan hanya Boaz Solossan sendiri, ada Ian Luis Kabes, Addison Alves, Yustinus Pae kita tetap pertahankan mereka agar kembali ke performance. Boaz memang terlihat cape tetapi dia bisa membuat suasana pertandingan ini cair, dan semua pemain Mitra Kukar terpaku kepadanya,” beber Wanderley.
Prisca Womsiwor mengaku senang dengan hasil yang di raih Ia bersama rekan-rekannya dan senior-senior pada pertandingan kemarin.

“ Tiga gol itu saya persembahkan kepada semua pendukung dan pencinta Persipura di manapaun berada. Saya sangat tidak percaya bisa mencetak tiga gol hari ini, tetapi itu sudah yang di berikan oleh pelatih dan itu kita patut bersyukur,” katanya. ( Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)