Berto Tungkoye Terpilih Pimpin GMKI Kabupaten Jayapura

0
140
Berto Tungkoye, Ketua Terpilih GMKI Cabang Sentani Kabupaten Jayapura, Masa Bakti 2017-2019.
Foto Bersama Pengurus Pusat GMKI dan Pengurus GMKI Cabang Sentani Usai Kegiatan Konfercab V (lima). (Istimewa)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Melalui Konferensi Cabang (Konfercab) ke – V (lima) pemilihan Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Sentani Kabupaten Jayapura, akhirnya Berto Tungkoye Berhasil terpilih sebagai ketua GMKI, periode 2017 – 2019, dalam kegaiatan yang berlangsung selama sehari.

Konfercab dibuka secara resmi oleh Pengurus Pusat GMKI Rebupublik Indonesia, mewakili Ketua umum diwakili oleh Bendahara Umum,Yos Roha, turut hadir, Kordinator Wilayah Papua dan Papua Barat, Yos Jitmau, Senior Frens dan Senior Members GMKI tanah Papua. Berlangsung di Gedung Puspenka Hawai Sentani, Sabtu (24/6/2017).

Pada konferceb V, ada Empat bakal calon yang maju sebagai ketua yang mendapatkan rekomendasi dari komisariat kampus yang berada diwilayah layanan GMKI Kabupaten Jayapura, diatara empat bakal calon, 2 diataranya mengundurkan diri, tersisa dua bakal calon yang maju sebagai ketua diantaranya Elisa Boway dan Berto Tungkoye.

Sidang sidang pada pembahasan beberapa agenda sampai masuk pada pembahasan kriteria calon dan penetapan Ketua GMKI Sentani periode 2017-2019, dipimpin oleh Majelis Ketua Marlina Sem dibantu dua anggota, Marthen Wafumilena dan Yulianus Yerisetou.

Dari kedua calon ketua,salah satu calon diataranya gugur pada kriteria calon karena tidak memiliki beberapa dokumen yang memenihi kriteria bakal calon Berto Tungkoye secara aklamasi terpilih sebagai ketua GMKI Sentani periode 2017-2019, karena memenuhi semua kriteria.

Berto Tungkoye, Ketua Terpilih GMKI Cabang Sentani Kabupaten Jayapura Masa Bakti.2017-2019. (Istimewa)

Pimpinan Sidang majelis ketua dibantu anggotanya Yulianus Yesisetou, membacakan Surat Keputusan dengan Nomor, 11/konfercab.V/GMKI/SK/STN/VI/2017 tentang ketua GMKI Cabang Sentani, menimbang, mengingat, memperhatikan, menetapkan dan memutuskan, Berto Tungkoye Sebagai Ketua GMKI, dengan ditandai ketukan palu sidang.

Sementara itu usai dari konfercab v, Pengurus Pusat GMKI Yos Roha, dalam sambutaanya menyamapaikan harapan Pengurus pusat, yakni dikepengurusan yang baru ini, GMKI Cabang sentani bisa lebih baik lagi dan selalu mengutamakan Yesus Kristus sang kepala gerakan dalam semua hal.

Pengurus terus melakukan konsolidasi di tiga medan layanan GMKI yaitu Perguruan tinggi, pemerintah dan masyarakat, biar GMKI makin dikenal kalangan umum kususnya di Kabupaten Jayapura.

Membangun hubungan yang baik diantara badan pengurus, senior senior dan dutengah masyaraat, perguruang tinggi dan gereja. Akhir dari sambutan saya sampaikan selamat kepada pengurus Baru. Katanya.

Ut Omnes Unum Sint, menjadi dasar kebersamaan Kader GMKI dalam berkarya bagi masyarakat, bangsa dan negara, terlebih melayani Tuhan. (istimewa)

Koordinator Wilayah Papua Papua Barat, Dominggus Jitmau mengatakan, bahwa agenda konfercab ini sudah menjadi agenda pada GMKI baik dari pusat hingga Kabupaten Kota.untuk melakukan pergantian pengurus di masing masing Cabang khususnya di Papua dan Papua Barat.

“Sebelumnya saya sampaikan selamat buat Ketua terpilih dan selamat juga bagi bung yang belum terpilih, karena ini murupakan kesusksan yang tertunda, teruslah bersama sama pengurus yang baru bekerja ditahun tahun mendatang masih ada kesmpatan,” katanya.

“Badan formatur yang sudah dibentuk kami harap secepatnya bisa melengkapi komposisi kepengurusan, agar kami akan meneruskan kepada Pengurus Pusat untuk mengeluarkan Surat Keputusan (SK) sehingga proses pelantikan berlangsung dengan cepat,” tuturnya berpesan. `
Sementara itu, Ketua GMKI Cabang Sentani Terpilih, Berto Tungkoye menyampaikan, banyak terima kasih kepada Tuhan Yesus, karena semua rencana Nya, sehingga dirinya dipiih sebagai Ketua GMKI.

Berto Tungkoye, Ketua Terpilih GMKI Cabang Sentani Kabupaten Jayapura, Masa Bakti 2017-2019.

Perjalanan GMKI Sentani banyak lika -liku sampai dukacita yang mendalam kami hadapi, sejak kepengurusan 2015-2017 ini, dimana Ketua GMKI terpilih pada Konfercab IV,Almarhum Oktovianus Wally,dipanggil Tuhan, dalam jangka waktu 2 bulan setelah menjabat ketua.

“Kekosongan jabatan maka Pengurus Pusat GMKI mengeluarkan SK Penjabat Sebasentara di pimpin (pjs) Almarhuma, Marta Puraro, kedua beliau mengalami hal yang sama, belum menyelesaikan periodenisasi namun rencana Tuhan lain,” kata Berto, laki – laki asal Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura ini.

Dikatakan, bahwa dikepengurusan yang baru ini, akan terus berkarya di tengah tengah tiga medan layanan GMKI yaitu Perguruan Tinggi, Gereja dan Masyarakat dengan mengutamakan sang kepa gerakan yaitu Yesus Kristus sebagai kepala gerakan.

Mengingat waktu yang terus berjalan, kami diberikan waktu oleh Pengurus Pusat untuk secepatnya menglengkapi pengurus sehingga proses pelantikan bisa berjalan.

“BPC GMKI Sentani setelah pelantikan kami akan menyusun program kerja lewat Sidang Pleno I dan berkoordinasi dengan beberapa senior GMKI yang berada di Kaupaten Jayapura, sehingga keputusan keputusan kami Pengurus tidak mengabil keputusan sendiri kami harap dengan hadirnya senior maka bisa mengarahkan roda organisasi ini dan keputusan bersama kita bisa memutuskan demi kelancaran roda organisasi,” kata Berto, yang seharinya sebagai jurnalis Harian Pagi Papua ini.

“Pengurus yang baru akan kami berkordinasi dengan pemerintah Kabupaten Jayapura, dalam hal ini Bupati Mathius Awoitauw, sebagaimana beliau pernah menyatakan kesediaanya untuk membantu mengadakan bangunan Sekretaraiat GMKI Cabang Sentani, dihadapan seluruh mahasiswa dan anggota GMKI Kabupaten Jayapura, pada kegaitan Konfercab IV sebelumnya tahun 2015 digedung tabita Sentani,” ucap Berto Tungkoye.

Berto berharap, kepada pemerintah provinsi bisa membantu dalam hal kantor atau secretariat GMKI, selama ini kami kontrak kontrak rumah yang berukuran kecil hanya untuk bekerja melayani di GMKI.

“Kami harap pemerintah Kabupaten dan Provinsi Papua bisa membantu, suatu rumah kalau ada pasti kami merasa aman dan nyaman semua aktivitas bisa dijalankan,” harapnya. (***)