Anggaran Pilkada Kabupaten Jayawijaya Capai Rp. 75 Miliar

112
Sekretaris KPU Kabupaten Jayawijaya, Joy M. Bukorsyom, S.Sos dan Anggota Komisioner KPU Kabupaten Jayawijaya bagian Divisi Logistik dan Keuangan, Effendi Pakpahan, saat diwawancara. (Ema)

Sekretaris KPU Kabupaten Jayawijaya, Joy M. Bukorsyom, S.Sos dan Anggota Komisioner KPU Kabupaten Jayawijaya bagian Divisi Logistik dan Keuangan, Effendi Pakpahan, saat diwawancara. (Ema)
WAMENA (LINTAS PAPUA) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Jayawijaya menyampaikan, bahwa pelaksanaan Pilkada Kabupaten Jayawijaya akan menggunakan dana sebesar Rp. 75 Miliar, sedangkan untuk pelaksanaan Pilgub di Wilayah Kabupaten Jayawijaya akan menggungkan dana sebesar Rp. 25 Miliar.

Anggota Komisioner KPUD Kabupaten Jayawijaya bagian Divisi Logistik dan Keuangan, Effendi Pakpahan menjelaskan, dana sebesar Rp. 75 Miliar, untuk pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Jayawijaya telah disetujui pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

Dijelaskan, untuk saat ini, pihak KPUD Kabupaten Jayawijaya tinggal menunggu penandatangan Nota Penandatangan hibah Daerah (NPHD) yang selanjutnya akan di bawah ke dirjen anggaran dalam hal ini menteri keuangan untuk bisa diregistrasi dan selanjutnya akan dilakukan pencairan dananya di Kabupaten.

“Jadi dari pemerintah daerah sudah siapkan dana untuk kita terkait pilkada Kabupaten Jayawijaya, dan sekarang kita ada siapkan NPHD dengan pemda setempat dan kalau sudah siap kami akan lakukan penandatanganan dengan pemda Jayawijaya,” jelas effendi, Rabu (28/6/2017), saat konferensi pers di Kantor KPUD Jayawijaya Jalan Hom-Hom Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya.

Dikatakan, bahwa untuk totol keseluruhan yang telah diajukan KPU Kabupaten Jayawijaya di tingkat Kabupaten ditambah dengan tingkat Provinsi mencapai 100 Miliar.
“Dimana untuk Kabupaten sebesar 75 Miliar, sedangkan untuk Pemilihan Gubernur Papua tingkat provinsi sebesar Rp. 25 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris KPUD Kabupaten Jayawijaya, Joy M. Bukorsyom, S.Sos menjelaskan, permintaan pengajuan anggaran Pilkada Tahun ini memang cukup besar, dikarenakan pelaksanaan Kampanye akan langsung ditanggung oleh KPU.

“Dana kampanye yang dulunya ada di Partai Politik ini sudah ditanggungjawab oleh KPU, oleh sebab itu kalau kita bangdingkan dengan pilkada 2013 memang agak jauh, karena di dalamnya ada alat peraga kampanye yang menyedot anggaran yang cukup besar,” jelas Joy.

Dijelaskan, dalam pelaksanaan Pilkada dan Pilgub, KPU akan melakukan sharing dana, dimana khusus untuk honor bagi penyelenggara akan ditanggung langsung oleh KPU Provinsi, sedangkan yang diluar dari honor merupakan tanggungjawab Kabupaten/Kota.

Dikatakan, permintaan dana yang begitu besar sudah masuk dalam perhitungan yang mantap, karena semuanya sudah masuk dalam rincian dan banyaknya program kegiatan termasuk adanya alat peraga kampanye yang akan menyedot dana yang begitu besar.

“Kenapa dia menyedot dana yang begitu besar, karena hitungannya itu ada di jumlah kepala keluarga di Kabupaten Jayawijaya yang mencapai 64 ribu lebih jiwa, sesuai dengan data dari dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Jayawijaya,” jelas Joy. (Ema)