Yohan Marfen Tjoe Pimpin GOLKAR Kota Jayapura

0
41

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Setelah melalui Musyawarah Daerah V (ke – lima) Partai Golkar Kota Jayapura, akhirnya secara aklamasi memilih Yohan Marfen Engelbert Tjoe, S.Si, dari suara total 10 pemegang hak suara di Fave Hotel Jayapura, Kamis (22/6/2017).

“Saya bersyukur semua agenda bisa berjalan baik, walaupun ada sedikit insiden, namun agenda tetap jalan dan mulai dari paripurna satu hingga paripurna keempat,” ujar Yohan Marfen Engelbert Tjoe, S.Si, saat dikonfirmasi LintasPapua.com, Kamis (22/6/2017) pekan lalu.

Dijelaskan, bahwa Musyawarah GOLKAR ke – V (Lima) telah berjalan sesuai dengan keputusan Ketua Setyanovanto dan Sekretaris, Idrus Marham, sehingga keputusna ini harus dihargai dan semua komisariat hingga perwakilan organisasi yang didirikan dam organisasi yang mendirikan serta perwaklan provinsi dan kota.

“Jadi total ada 10 suara dan semua berjalan baik, secara aklamasi menunjuk saya dan saya siap menjalankan amanat organiasai,” akuinya.
Ketika ditanyakan , mengapa Musda V Golkar Jayapura terkesan dipercepat, Yohan Marvin Engelberth Tjoe, menjawab, karena Partai Golkar Kota Jayapura akan melakukan verifikasi faktual terhadap para bakal calon gubernur dan bakal calon wakil Gubernur.

“Termasuk ada agenda – agenda Pilkada Legislatif dan siap mensukseskan dan melakukan distribusi kader dan kesiapan kader – kader untuk menjadi pemimpin bangsa kedepan.

Diakui, bahwa secara pribadi tidak memiliki masalah dengan siapapun,sehingga dirinya hanya tetap patuh pada aturan dan mekanisme Partai Politik.

“Saya secara pribadi, kita tidak punya masalah dengan siapapun , dan siapapun dia , secara keluarga dan secara adat istiadat kita jalan seperti biasa, Namun dalam partai Golkar ada mekanisme,” jelasnya.

Ditegaskan, selain hal diatas juga diatur dalam Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) 05 / 2016 yang mengatur banyak hal tentang Partai Golkar dari perjalanan dan kepemimpinan.

“Saya dipilih, tentunya ada tugas yang harus dilaksanakan, selain akan mendoorong kesiapan partai Politik higga 2019, dalam hal ini kita habiskan tahun politik sampai 2019,” tandasnya. (***)