Idul Fitri Bentuk Pribadi Memiliki Keshalihan Personal

0
96
Foto Bersama Sejumlah Pengurus Badan Koordinasi Masjid dan Musholla di Distrik Heram. (Anang Budiono)

Jamaah se – Distrik Heram saat pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Lapangan Den Zipur 10 Waena. (Anang Budiono)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Umat muslim diseluruh dunia pagi Minggu (25/6) mengumandangkan gema kemenangan dengan takbir tahmid dan tahlil. Kemenangan dari melawan hawa nafsu, karena sebulan berpuasa.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di lapangan den zipur 10 waena diikuti oleh ribuan warga muslimin yang tergabung dalam BKMN (Badan Koordinasi Masjid dan Musholla) Distrik Heram yang meliputi para jamaah dari 12 masjid, 2 musholla dan 2 Pondok Pesantren, Senin (26/6/2017)

Bertindak sebagai khatib H. Nurwanto SAg, MSi dengan membawakan materi khotbah puasa membentuk pribadi yang shalih.

“berat rasanya meninggalkan bulan ramadhan, ingin rasanya kita terus berada di bulan nan indah penuh berkah. Namun seiring usainya ramadhan umat islam merayakan kemenangannya dengan gema takbir, tahlil dan tahmid” kata H Nurwanto yang juga anggota TNI dalam uraian khutbahnya.

Foto Bersama Sejumlah Pengurus Badan Koordinasi Masjid dan Musholla di Distrik Heram. (Anang Budiono)

Menurutnya, saatnya kita mengucap syukur yang mendalam kepada Allah, dengan syukur qalbi dengan mengakui nikmatnya, syukur qauli dengan melantunkan tahmid tahlil dan takbir serta syukur amali dengan menjadikan segala nikmat Allah sebagai sarana mendekatkan diri kepadanya, menunaikan segala perintahnya dan menjauhi larangannya.

“Ramadhan boleh berlalu, tetapi kesan dan pesannya harus tetap melekat di jiwa dan hidup di hati kaum muslimin,” tuturnya berpesan.

Sementara itu, Imam Shalat Idul Fitri adalah Drs. H. Abdul Muthalib, di lapangan sendiri sebelum pelaksanaan sholat panitia menghimbau kepada umat Muslim Distrik Heram yang belum membayar zakat segera membuat zakat, sebelum khatib naik mimbar.

Panitia Sedang Kumpulkan Amal Jariyah dari Para Jamaah. (Anang Budiono)

Nampak juga sejumlah TNI POLRI serta para pemuda non muslim bahu membahu saling bantu mengatur kendaraan dan lalu lintas. (Eveerth Joumilena)