Pemuda Nusantara Akui Program Gubernur Lukas Enembe Ada Kemajuan

Kelompok Pemuda Peduli Pembangunan Papua , saat menggelar jumpa pers di Abepura (Eveerth/LintasPapua.com)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kelompok Pemuda Peduli Pembangunan Papua dan pemuda nusantara, yang tergabung dari berbagai komponen pemuda nusantara berniat mengawal pemerintahan yang berjalan dan mengakui program Gubernur Papua, Lukas Enembe membawa perubahan dan kemajuan, sehingga masih layak memimpin Papua lima tahun kedepan.

“Sudah banyak gebrakan Pemerintah Provinsi Papua dalam membantu masyarakat di kabupaten/kota, sehingga layak untuk di kawal, sebagaimana kebijakan Gubernur Papua memberikan 80 persen kepada pemerintah kabupaten/kota adalah sangat tepat,” ujar Ketua Kelompok Peduli Pembangunan Papua, Benyamin Gurik, kepada media di Abepura, Minggu (18/6/2017).

Dikatakan, bahwa pihaknya juga berikan apresiasi atas program selama empat tahun untuk membantu masyarakat Papua dengan memberantas minuman keras hingga menghadirkan PON Papua dan program lainnya.

“Kami juga berikan apresiasi dalam mengawal pembangunan, dan kini akan hadir Pasar Mama – Mama Papua, tentunya dalam masa pemerintahan saat ini,” akuinya.

Sementara itu, Sudin Rettob mewakili Pemuda Nusantara menegaskan, bahwa ada halpositif dari pemerintahan saat ini dengan selalu peduli akan kegiatan kepemudaaan.

“Dalam beberapa waktu kedepan, kita akan mengawal sisa masa jabatan satu tahun, karena kami melihat masyarakat Papua harus diberitahukan bahwa semua kita membutuhkan Bapak Lukas Enembe,” katanya.

Disampaikan, mewakili masyarakat dan pemuda, kitaa harus akui adanya kenyamanan dan keamanan yang diberkan untuk hidup di Papua, sehingga ini bukti kita mengalami kenyamanan dalam mencari makan dan hidup di Papua.

Ditegaskan, bahwa program Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera, bukan hanya slogan semata, tetapi telah dirasakan masyarakat dan bukan hanya masyarakat asli Papua , tetapi siapauun masyarakat nusantara yang hidup di Papua.

Sementara itu, Pemuda Saireri, Saneraro Wamaer menjelaskan, bhawa pihaknya akan meminta data – data dari Bappeda Papua untuk membuktikan program apa yang telah dikerjakan dan disampaikan kepada masyarakat.

“Masih banyak yang belum diketahui, padahal sudah banyak yang dilakukan, sehingga hal ini harus tersampaikan baik,” katanya.

Senada dengan itu, Mewakili Pemuda Adat Wilayah Tabi, Otniel Deda menuturkan, bahwa empat tahun kepemipinan Gubenrur Papua, Lukas Enembe, dimana baru pertama kali kebijakan 80 persen dana ke Otsus , dimana otsus di dorong kembaali kepada masyarakat.

“Sehingga walikota dan bupati untuk memanfaataakan sebaik mungkin, sehingga yang dinamakan dana tersebut harus tepat sasaran sebagai program terbaik dari Gubernur Papua,” pesannya.

Diri mencontohkan, adanya Perda 15 yang menyelematakan orang asli PAPUA, namun semua yang juga yang hidup, karena pintu masuk miras akan membuat berbagai masalah dan konflik, sehingga perlu diberkan apresiasi.

Sementara Pemuda Lapago, Leo Himan menuturkan, bahwa mari setiap kandidat calon – calon pemimpin Papua untuk bersaing secara sehat dan tentunya tidak membuat aksi – aksi yang tidak dapat dibuktikan untuk saling menjatuhkan.


Sejumlah Pemuda yang tergabung antara lain, Irji Matdoan, MT, dari Pemuda Remaja Masjid Papua, Zulkarnain, SH., dari Pemuda Muhammadiyah dan Moris Marini dari Pemuda Papua. (Eveerth Joumilena)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...