Kabupaten dan Kota Diminta Maksimalkan 80 Persen Dana Otsus Papua

Sekretaris Daerah Papua, Hery T. Dosinaen, saat diwawancara. (LintasPapua.com / Eveerth Joumilena)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Daerah Kapaten dan Kota yang ada di seluruh Papua dimint sekaligus diimbau memaksimalkan 80 persen dana Otonomi Khusus (Otsus) yang turun ke wilayahnya, sebesar-besarnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, sebagaimana yang kini menjadi handalan dari program Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Hal demikian disampaikan Sekretaris Daerah Papua, TEA Hery Dosinaen, sekaligus menyikapi perkembangan penggunaan dan pemanfaatan 80 persen dana Otsus yang turun ke seluruh daerah, Sabtu (17/6/2017) pekan kemarin.

Hery Dosinasen mengaku, bangga dengan para kepala daerah di Papua yang selama ini dinilai baik dalam memanfaatkan 80 persen dana Otsus itu. Sebab sebagian besar dari mereka menggunakan dana itu sesuai porsi yang telah ditetapkan.

“Ada daerah yang kita tetapkan mengalokasikan dana Otsus bidang pendidikan 30 persen tapi justru dikasih 40 persen saya nilai ini baik. Begitu pula untuk bidang kesehatan, sehingga ini sangat baik. Sebab tujuan dana Otsus ini kan untuk memajukan masyarakat di segala bidang,” kata dia.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua, TEA Hery Dosinaen. (Erwin)

Ia berharap kinerja positif dari para kepala daerah di Papua ini dapa terus dilanjutkan, dikembangkan bahkan di tingkatkan. Sebab dirinya tak segan-segan untuk memangkas anggaran dana Otsus yang ditransfer ke kabupaten dan kota, bilamana pemda setempat tak serius dan terkesan “main-main” dalam memanfaatkan dana itu.

“Kalau memang ada daerah yang tidak laksanakan (80 persen dana Otsus sesuai peruntukan) serta tidak memaksimalkan dana itu untuk rakyat, kedepan kita pasti kurangi nilai transfernya. Karena untuk apa kita berikan dana itu kalau daerah tidak terima dengan baik,” kata dia.

Ia menambahkan, akan secara konsisten mengecek penggunaan dana Otonomi Khusus yang turun ke kabupaten. Upaya ini bertujuan agar alokasi atau pemanfaatan dana itu, sesuai dengan peruntukan.

“Sebab dikhawatirkan dana Otsus yang turun itu tak dialokasikan dengan benar, sehingga perlu ada pengecekan supaya apa yang dilakukan oleh kabupaten dan kota bisa sesuai dengan harapan dan amanat UU Otsus,” katanya.

Menurutnya 80 persen dana Otsus yang diperuntukan ke kabupaten atau kota, mutlak diperuntukan untuk membiayai setiap kegiatan yang berhubungan dengan bidang prioritas seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan serta infrastruktur.

Oleh karena itu, tambahnya, diharapkan dana besar yang turun itu dimaksimalkan untuk kesajahteraan masyarakat. “Sebab masyarakat di wilayah kabupaten sudah lama menginginkan perubahan dan meningkat kesejahteraanya di segala bidang,” imbaunya. (Erwin)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...