Tegur Dinas Sosial, BTM Minta Maaf Sebagai Anak Port Numbay

Category: Lintas Papua, Sosial Masyarakat 12 0

Badan Inspektorat Diminta Periksa Dinas Sosial Terkait Pembelian Alat Bantu Pendengaran Lansia

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Rasa sedih dan rasa kesal serta meminta maaf, semua bercampur dengan melihat kondisi para orang tua yang lanjut usia, yang tidak dilayani sesuai harapan oleh Dinas Sosial, sehingga DR. Benhur Tomi Mano, MM, sebagai Wali Kota Jayapura dan selaku anak asli Port Numbay meminta maaf.

“Jangan main – main dengan saya , Kalian telah membuat penipuan kepada rakyat , memalukan saya dihadapam orang tua – orang tua saya, diatas negeri dan tanah saya,” ujar Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke – 31 tahun 2017 tingkat Kota Jayapura, di aula sian Soor Kantor Wali Kota, Jumat (16/6/2017).


Wali Kota menegaskan, bahwa dinas – dinas stop dengan melakukan pembohongan –pembohongan dengan proyek – proyek yang tidak benar.

“Karena kalian telah memalukan saya didepan orang tua dan negeri serta tanah ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Petani Papua Diundang Ikut Upacara HUT RI di Istana Merdeka

Disampaikan, bahwa dirinya selama memimpin lima tahun kedepan tidak akan melihat lagi hal demikian dan akan turun langsung kemasyarakat.

“Saya akan mengecek langsung, apakah program ini benar –benar jalan atau tidak dan sayaakan melihat apa yang diperbuat untuk masyarakat,” tuturnya.

Benhur Tomi Mano menyayangkan, dengan keadaannyang terjadi, sehingga menyampaikan, bahwa orang yang bisa mendengar kamu paksakan tidak bisa mendengar, orang yang tau baca kalian bilang tidak tau baca.

“Ada yang membutuhkan uang digunakan secara baik, Tuhan bilang berikan mereka makan, supaya terjadi kemandirian dan kesejahteraaan, maka apa yang disebut moto kota yaitu Satu Hati Membangun Kota Untuk kemuliaan TUHAN, jadi mari bangun kota baiik untuk kemuliaan Tuhan,” pesannya.

Dirinya mengakui, jika tidak bekerja baik berarti tidak melayani masyarakkat.Padahal ini orang tua harus dilayani baik dan diperlakukan dengan sopan, mari melayani orang tua dengan hati supaya kemuliaan Allah tetap ada di Kota Jayapura.

“Buat orang tua saya, saya minta maaf apa yang anak lakukan pada hari ini, mewakili dinas sosial mohon dimaafkan,” tuturnya.

Baca Juga :  KLHK Kuatkan Sistem Pengendalian Internal untuk Wujudkan Good Governance

Dirinya berjanji, dalam tahun – tahun kedepan akan melayani lebih baik lagi dan BTM – HARUS adalah orang yang bekerja kerja, kerja dan kerja dan tidak duduk dibelakang meja saja, akan tetapi turun dan melihat apa yang dibutuhkan oelh masyarakat.
BTM meminta Badan Inspektorat untuk periksa apa yang terjadi di hari ini, dari sekarang sampai tanggal 21 Juni 2017 sebelum libur.

“Hasilnya diserahkan kepada saya dan semua dilaporkan dari hasil kebijakan tentang membeli barang apa saja yang tidak sesuai peruntukannya,” tegasnya. (Eveerth Joumilena)

Related Articles