Disperindag Kabupaten dan Kota Diinstruksikan Operasi Pasar Mulai Pekan Depan

Category: Ekonomi, Lintas Papua 5 0

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua, Max Olua, saat diwawancara. (Erwin)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Untuk menghindari lonjakan harga sembako pada hari Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten dan Kota diinstruksikan melakukan operasi pasar mulai pekan depan.

“Dengan melakukan operasi pasar yang dimulai pada Senin, pekan depan, pemerintah daerah setempat dapat meminimalisasi lonjakan kenaikan harga bahan pokok. Sehingga secara tak masyarakat yang hendak merayakan Lebaran, tidak terbebani dengan tingginya harga jual bahan pokok,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Max Olua, di Jayapura, di Jayapura, Jumat (16/6/2017).

Max Olua menjelaskan, bahwa dalam kegiatan operasi pasar ini pemerintah dapat menindak para pedagang ‘nakal’. Seperti upaya penimbunan dari pegadang yang pada akhirnya membuat harga jual bahan pokok menjadi mahal.

“Maka itu, saya harap bisa segera ada operasi pasar supaya bisa menghindari hal-hal merugikan lainnya. Sebab kita tak menampik, ada oknum-oknum yang memanfaatkan keadaan jelang hari raya untuk menaikan harga bahan pokok. Sehingga untuk itulah gunanya menggelar operasi pasar yang tujuannya untuk mengantisipasi hal semacam ini,” katanya.

Baca Juga :  Masyarakat Diajak Lawan Paradigma Buruk Pemerintah Pusat

Pada kesempatan itu, Mantan Kepala Distrik Abepura ini menyatakan masalah kekosongan stok bawang putih sudah teratasi dimana Bulog Papua selaku pihak yang berwenang telah mendatangkan sekitar 20 tondari Surabaya.

Sementara untuk bahan pokok lainnya, Pria Asal Sentani Kampung Yoka ini menambahkan, dari hasil peninjauan di pasar-pasar beberapa waktu lalu, sebagian besar stok tersedia dan dijual dengan harga yang normal.

“Kalau untuk stok bahan pokok yang lain seperti beras, daging, dan lainnya itu masih tersedia di pasar. Sehingga masyarakat saya imbau untuk tidak perlu kuatir dengan hal itu. Apalagi kami cek harga jualnya masih normal. Sehingga sekali lagi kita imbau untuk tak kuatir,” tuturnya mengakhiri penjeasan. (Erwin)

Related Articles