John Wempi Wetipo Giliran Melamar ke PKS

Category: Lintas Papua 12 0

JWW didampingi petinggi PDI Perjuangan Provinsi Papua, Erwin Kbarek dan Surya Ibrahim diterima langsung oleh Ketua DPW PKS Papua, H Kusmanto, SH, MH didampingi petinggi PKS Papua, Maddu Malu, Dadi Waluyo dan Sunardi. (Rambat)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Setelah mendaftar ke DPD Partai Golkar Papua, PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan PPP, kini calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo, SH, MH giliran melamar ke DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Papua.

JWW didampingi petinggi PDI Perjuangan Provinsi Papua, Erwin Kbarek dan Surya Ibrahim diterima langsung oleh Ketua DPW PKS Papua, H Kusmanto, SH, MH didampingi petinggi PKS Papua, Maddu Malu, Dadi Waluyo dan Sunardi.

JWW langsung menyerahkan berkas pendaftaran yang diterima langsung oleh Ketua DPW PKS Papua, H Kusmanto.
Usai mendaftar, JWW kepada wartawan mengaku ingin mendaftar ke semua partai. “Tapi tidak mungkin semua, karena partai akan melihat kader yang bisa diusung itu untuk menang, bukan untuk kalah. Jadi, semampu saya untuk menyampaikan berkas dan bisa menjelaskan niat saya untuk maju pada Pilgub tahun 2018,” kata JWW.

Untuk itu, ia menyerahkan kepada partai yang akan menyeleksi, karena ia berpikir jika semua yang mendaftar adalah yang terbaik.

“Jadi, sekarang bukan saatnya untuk saling mencari kesalahan, mencela orang lain dan saling menjatuhkan. Tapi, mari kita tunjukkan prestasi dan kemampuan kita untuk melobi partai dengan cara yang cerdas,” katanya.

Menurutnya, saat ini sudah masuk musim politik, sehingga para politikus juga melamar ke partai untuk dapat diterima sebagai calon gubernur.

“Saya pikir, kualitas kita juga akan menjadi pertimbangan bagi pimpinan partai politik untuk menentukan lima tahun Papua ke depan seperti apa? Jadi, tugas kami kalau beberapa waktu lalu, sudah mengambil formulir dan kami hari ini mengembalikan formulir pendaftaran ke PKS, untuk diverifikasi untuk disampaikan ke DPP PKS. Mudah-mudahan apa yang kita sampaikan ini dapat diterima dengan baik,” katanya.

Baca Juga :  Satlantas Polres Jayapura Gelar Razia Gabungan

Dalam kesempatan ini, JWW menegaskan jika PDI Perjuangan sudah pasti akan mendukungnya dalam Pilgub tahun 2018.

“Karena saya kader partai. Jadi, dari semua yang maju ini, cuma Wempi Wetipo yang merupakan kader PDI Perjuangan yang akan maju dalam pertarungan ini. Jika ada cerita diluar jika akan didukung, saya pikir tidak yakinlah, karena apa yang disyaratkan berkas ini semua akan masuk dan semua keputusan menunggu DPP dan kita menunggu komando partai, kalau memang harus mengusung kita, ya kita siap,” tegasnya.

Yang jelas, pihaknya terus mendekati pimpinan partai politik dan diharapkan dapat menerima dan mengusungnya, karena sesuai ketentuan Undang-undang paling tidak 12 kursi dalam Pilgub 2018.

“Kami akan mendaftar ke Nasdem, PKPI dan Demokrat. Kalau Demokrat tidak membuka pendaftaran, saya akan mendaftar di DPP, karena saya sudah sampaikan ke DPP Partai Demokrat jika tidak buka pendaftaran di DPD Partai Demokrat Papua, saya akan melamar, karena pada prinsipnya mereka menerima siapapun karena kita warga negara dan partai terbuka untuk siapa saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Papua, H Kusmanto, SH, MH menambahkan, jika partai yang dipimpinnya, yang mempunyai 3 kursi di DPR Papua, tentu belum memenuhi syarat untuk mengajukan sendiri calon gubernur, sehingga PKS akan berkoalisi dengan partai lain.

“Untuk itu, kami membuka diri kepada siapapun calon atau anak Papua terbaik untuk mendaftarkan. Sudah ada 6 kandidat yang mendaftar ke PKS,” katanya.

Pihaknya akan menyerahkan kepada mekanisme internal PKS. “Pada prinsipnya, kami sifatnya hanya proses, tapi putusan akhir ada di DPP PKS. Dari sekian yang mendaftar, tentu hanya 1 yang akan didukung,” tandasnya.

Baca Juga :  Mawampi Photography "Promosi Wisata Yapen" lewat Pameran Foto

Untuk itu pihaknya mengharapkan semua kandidat, terhadap apapun yang diputuskan oleh DPP PKS, maka semua harus menghargai.

“Yang sudah mengembalikan berkas ada dua kandidat, yakni Paulus Waterpauw dan John Wempi Wetipo,” katanya.

Ditambahkan, PKS akan mengeluarkan rekomendasi sesuai jadwal yang ditentukan. Namun, jika rekomendasi PKS tidak koalisi, tentu PKS akan mempertimbangkan kembali.

Soal dukungan PKS yang kedua kalinya kepada incumbent apakah dalam Pilgub 2018 akan berubah atau masih tetap mendukung? Kusmanto mengatakan jika kontrak koalisi dengan incumbent sampai 2018.

“Terlepas kami masih sama-sama atau tidak, ya ini kan masih proses yang sedang akan kita lakukan, yang pada akhirnya yang menentukan ada pada tahapan ini. Semua masih memungkin, semua kandidat untuk kami dukung. Apa artinya proses ini, jika didepan sudah ada keputusan, karena belum ada keputusan, maka tahapan-tahapan ini akan kita lakukan,” paparnya.

Kusmanto menambahkan, jika PKS tentu menginginkan calon gubernur yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, harus bisa mempertahankan NKRI sebagai bangsa yang besar dan mempunyai visi kerakyatan yang jelas.
“Bagaimana ia memimpin, bisa nggak mengangkat harkat martabat rakyat Papua? Tiga hal itu yang saya kira penting untuk kita inginkan,” imbuhnya. (Rambat / Koran Harian Pagi Papua)

Related Articles