Pemkot Sosialisasikan Port Numbay Menuju Kota Layak Anak

Category: Lintas Papua, Sosial Masyarakat 6 0

KOTA JAYAPURA DISEBUT JUGA PORT NUMBAY. (LINTASPAPUA.COM)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Gerakan Kota Layak Anak ini mengharuskan masyarakat sebagai ujung tombak untuk melakukan upaya pencegahan dengan membangun kesadaran masyarakat, demikian komitmen Pemerintah Kota Jayapura mendorong Kota Port Numbay menuju Kota Layak Anak.

Hal ini terungkap dalam sosialisasi Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana. Menggelar Sosialisasi perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM), kediaman Ondoafi Kampung Kayu Batu, Distrik Jayapura Utara.

“Gerakan Kota Layak Anak ini mengharuskan masyarakat sebagai ujung tombak untuk melakukan upaya pencegahan dengan membangun kesadaran masyarakat, agar terjadi perubahan pemahaman sikap, perilaku serta keberpihakan yang memberikan perlindungan kepada anak,” ujar Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM, dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., di Jayapura, Rabu (7/6/2017).

Disampaikan, bahwa masyarakat harus menjadi ujung tombak untuk mencegah dan membangun kesadaran masyarakat dalam perlindungan kepada anak.
“Sosialisasi ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Jayapura dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya program yang dimaksudkan sehingga Kota Jayapura sebagai kota layak anak dapat tercapai,” katanya.

Baca Juga :  Wali Kota BTM Serahkan Bantuan Prospek Rp. 1 Miliar di Distrik Japut

Wakil Wali Kota, Rustan Saru menyampaikan, bahwa sosialisasi yang dilaksanakan saat ini adalah bagian dai kepedulian pemerintah kota dalam memberikan emahaman kepada masyarakat guna menuju Kota Jayapura sebagai kota layak anak.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Sosialisasi, Jeini Suebu, SE, menuturan, bahwa sosialisasi digelar bertujuan untuk menggerakan perlidunagan anak terpadu berbasis masyarakat serta menguatkan kapasitas masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan, mampu memecahakan permasalahan kekerasan anak yang terjadi di masyarakat dan melakukan upaya perlindungan anak.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk menggerakan masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan dan memecahakan permasalah pada anak di masyarakat,” tuturnya.

Sosialisasi dilakukan selama sehari, dikuti 50 orang peserta, dengan menghadirkan pemateri dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, BAPPEDA Kota Jayapura dan kepala bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura. (Eveerth Joumilena)

Related Articles