JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Berbagai pandangan dan saran pendapat pun tak terhindarkan disampaikan masyarakat, terlebih saat melihat kekalahan tim Mutiara Hitamsaat dikalahkan PSM Makassar 5 – 1, sehingga disarankan kepada pemain untuk menjaga stamina tanpa emosi bermain dan Kontrol tempramen tindakan yang merugikan tim.

“Inilah strategi PSM, yang selalu digunakan team untuk mengalahkan Persipura, dengan memancing emosi pemain, dan  terbukti, karena kalau bermain dengan kokektifitas Pasti Persipura unggul, maka dengan Kekalahan maka perlu dievaluasi,” ujar Fans Persipura Mania, Anthonius Ayorbaba, yang dijumpai di Kotaraja, Selasa (6/6/2017).

Dikatakan, bahwa para pemain harus kedepankan otak dalam bermain bukan emosi  dan  temperamen yang merugikan team.

“Pelatih harus memainkan pemain asing dari awal sebagai motivasi untuk mendorong kerja keras pemain,” sarannya.

 

Ditambahkan, bahwa pemain muda harus terus diberikan pembinaan spikologi dan filosofi bermain bola dengan pola Persipura, karena selalu menjadi momok tim – tim lain.

 

Suasana Saat Pertandingan Persipura versus Persela di Lapangan Mandala, Kota Jayapura (LintasPapua.com/Eveerth)

Dirinya menyarankan, Pemain belakang khusus Dominggus Fakdawer harus di evaluasi, jika tidak dengan  temperamen yang kasar akan selalu merugikan Persipura. Jadi harus kontrak pemain asing untuk dibelakang.

“Semua Pelatih baik, cuma untuk memimpin Persipura masih baik pelatih Asing dan yang bisa  cepat beradaptasi dan memahami karakter Persipura adalah Jackson Tiago, jadi Persipura harus evaluasi uuntuk putaran kedua,” tuturnya menilai.

Ditambahkan, bahwa dengan Ketegasan komisi disiplin harus selalu di sosialisasi sehingga sebelum pertandingan semua pemain harus memahami.

“Ingat di Sepakbola banyak juga dipengaruhi untuk politik & ekonomi sehingga banyak kepentingan utk mengalahkan Persipura,” katanya.

Dirinya mengakui, Persipura tdk memahami bahwa PSM membawa misi harus menang karena selama 12 X dikalahkan Persipura, itu yang tidak diantisipasi oleh Team Persipura.

“Kami semua mendukung Persipura dengan setia, jadi tunjukkanlah penampilan yang terbaik sebagai jati diri orang Papua, jangan terpengaruh dengan segala skenario yg dirancang, untuk mengalahkan Persipura,” katanya.

Diakui,  Kalah dan Menang adalah hal yang biasa asal jangan mental yang emosi tidak terkontrol itu sama saja menengelamkan nama besar Persipura yang sudah mencapai prestasi yang luar biasa.

“Seharusnya Pelatih harus memakai strategi saat mengalahkan Barito Putra membuat Jackson Tiago mengakui dan  memuji pemain Persipura, dengan  PSM semalam pelatih mau menunjukan kepada mantan pelatih, namun tdk melakukan strategi yg jitu sehingga kekalahan harus di terima,” ungkapnya.

Mantan Kalapas Klas II A Abepura ini berharap untuk Persipura bangkit  dan  tunjukkanlah kualitasmu dan  kokektifitas serta Soliditas mu untuk membuat Negeri ini mengakui bahwa Mutiara Hitam masih yang terbaik dallam Persepakbolaan di Negara ini. (Eveerth Joumilena)