KPU Papua Sesalkan Penyerangan Kantor KPUD Puncak Jaya

Category: Lintas Papua 7 0
Ilustrasi Pemilukada, seringkali masyarakat jjadi korban elit politik.(LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Anggota Komisioner KPU Papua, Musa Sombuk menyesalkan adanya  tim pendukung salah satu pasangan calon yang melalukan penyerangan terhadap kantor KPUD Puncak Jaya dan rumah dari seorang sekretaris KPU Puncak Jaya, Martinus Ulukyanan, pada Selasa 5 Juni 2017 di Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

 

Informasi yang diterima menyebutkan, penyerangan ini didasari terkait  adanya alasan untuk tidak lagi dilakukan pengumutan  suara ulang (PSU), karena menurut mereka, suara sudah mereka berikan pada 9 Februari lalu.

“Sekitar puluhan masa dari salah satu pasangan calon melakukan penyenrangan kantor dan rumah dari sekretaris KPU Kabupaten Puncak Jaya. Mereka menuntut tuk tidak dilakukan PSU di Puncak Jaya”, ujar salah satu Komisioner KPU Papua, Musa Sombuk, kepada medai di Jayapura, Selasa  (5/6/2017).

Disampaikan,  sebelumnya pada 3 Juni lalu, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pasangan calon, beserta Kapolres dan Dandim, soal penguduran jadwal PSU yang sebelumnya dijadwalkan 6 Juni diundur ke 14 Juni.

Penguduran itu, menurut Sombuk, soal waktu yang tersita, saat pendampingan PSU di Kabupaten Tolikara.

Baca Juga :  Yonif 407/PK Tatap Muka dengan Suku Yei di Batas RI-PNG

“Selain soal pengunduran jadwal PSU, tapi juga tahapan sosialisasi terkait pelaksanaan PSU ke enam distrik yang melansungkan PSU,”

Dijelaskan, mengapa hal dilaukan, karena pendapat masyarakat bahwa mereka sudah memberikan suara meraka pada pemilihan 9 Februari itu.

 

“Ini yang perlu diberikan pemamahan oleh kami selaku penyelenggara dari PSU itu sendiri,” tutur Komisioner KPU Papua ini.

 

 

Selain itu juga, soal penyelenggara Ad Hock  yakni,  PPD, PPS, KPPS, tentang masa tugas mereka yang telah berakhir dua bulan setelah Pilkada, untuk melakukan retkruitmen  PPD, PPS, KPPS yang baru.

 

Usai pertemuan, kata Sombuk, mereka pun kembali ke Jayapura, namun entah mengapa Selasa pagi, kantor KPUD Puncak Jaya diserang dengan alasan hentikan segala tahapan di Kabupaten Puncak Jaya.

 

“Ini sangat kami sayangkan dan kami sesalkan, mengapa sudah ada pertemuan dan kesepakatan tertanggal 3 Juni itu, namun harus terjadi penyerangan tanggal 5 Juni  ini,” tandasnya. (Richard Mayor)

Related Articles