John Wempi Wetipo Ajak Paguyuban Bersatu Bangun Papua

0
6
JWW Foto Bersama Usai Buka Puasa Bersama keluarga besar KKSS TImika (istimewa)

MIMIKA (LINTAS PAPUA)  – Untuk membangun Papua maka di butuhkan kebersamaan yang didasar persatuan yang kuat , demikian kata John Wempi Wetipo (JWW) ketika menghadiri buka puasa bersama masyarakat Muslim kota Timika, Sabtu (3/6/2017).

“Saat tidak lagi kita bicara, suku agama dan ras, tetapi bagimana kita mempererat hubungan baik, kita bersatu bangun Papua untuk mewujudkan Papua Cerdas,” tutur Wempi Wetipo.

Dikotomi atau pengkotak-kotakan berdasarkan suku agama dan ras yang terjadi akhir-akhir ini sangatlah berbahaya dan dapat menimbulkan konflik diantara sesama anak bangsa yang barang tentu merugikan semua pihak.

“Kalau situasi tidak aman, tentu semua sektor akan terganggu, sektor ekonomi, sektor layanan publik, pembangunan dan itu memperhambat proses pembangunan dan tidak ada kemejuan,” papar Wempi Wetipo.

Untuk itu Calon Gubernur yang di usung PDIP ini meminta kepada semua penguyuban yang ada di kota Timika untuk bersatu, mempererat hubungan persaudaran tanpa membedakan suku agama dan ras untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan Papua khususnya di Timika.

Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesih Selatan (KKSS) Mansur, Papua membutuhkan pemimpin yang mampu merangkul semua kalangan masyarakat tampa membedakan suku, agama dan ras.

“Karena perbedaan itu akan sangat berdampak negatif dalam kehidupan sehari, dimana akibat dari perbadaan itu mudah sekali terjadi konflik, dan kami ingin hak itu tidak boleh terjadi,” katanya.

“Kalau kita hidup dalam persaudaraan yang rukun dan damai, maka komitmen membangun papua dan berjalan dengan baik dan lancar,” tutur Mansur.

Menurut Mansur, apa yang menjadi visi dan misi JWW yaitu membangun Papua cerdas tanpa membedakan suku, agama dan ras itu sangat kita respon dengan baik, karena pemimpin seperti itu yang memang sangat dibutuhkan.

“Papua tidak mungkin dibangun dalam satu komponen, tatapi harus secara bersama-sama. Tidak ada suatu daerah yang bisa maju, jika dihuni oleh kelempok tertentu saja, ” kata Mansur. (***)